Categories: Travel

ASIDEWI Memoles Tiga Desa di Kabupaten Tana Tidung Hingga Masuk 50 Besar ADWI

WARTAEVENT.com – Jakarta. Asosiasi Desa Wisata Indonesia (ASIDEWI) tahun ini mampu menghantarkan dua Desa Wisata baru dari Kabupaten Tana Tidung, Provinsi Kalimaantan Utara masuk 100 besar dan satu Desa Wisata masuk 50 besar dalam Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI), program unggulan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

Hal ini disampaikan Andi Yuwono, Ketua Umum Asosiasi Desa Wisata Indonesia saat menghadiri pameran Gebyar Wisata Nusantara (GWN) di Jakarta Convention Center (JCC), Sabtu, (15/6/2024). “Kita (ASIDEWI), mendampingi tiga desa; Desa Seputuk, Desa Sapari, dan Desa Sebawang,” lanjutnya.

Baca Juga : Menaklukan Puncak Gunung Pesagi dengan Navigasi Digital, Ini Catatan dari ASIDEWI Buat Para Pendaki

Ini, lanjut Andi, merupakan Langkah dan proses yang luar biasa. Mengingat Kabupaten Tana Tidung merupakan kabupaten termuda di Pulau Kalimantan. “Ini tonggak sejarah penting bagi Kalimantan, meski berada di pedalaman dan jauh dari akses, tapi dapat mensejajarkan dengan Desa Wisata lain yang sudah go nasional,” terangnya.

Guna menjangkau promosi yang massif, ASIDEWI pun membawa Kabupaten Tana Tidung membawa ketiga Desa Wisata tersebut ke pameran Gebyar Wisata Nusantara yang berlangsung selama tiga hari dari tanggal 13-15 Juni 2024 di Jakarta.

“Ketiga Desa Wisata ini kita bawa ke pameran Gebyar Wisata Nusantara ke Jakarta agar dapat dikenal lebih jauh lagi bahwa di ujung utara pulau Kalimantan ada Desa Wisata yang keren, dan tembus 50 besar Anugerah Desa Wisata Indoneisa,” lanjutnya.

Andi pun menjelaskan, ASIDEWI memberikan pendampingan di Kabupaten Tana Tidung ini karena masing-masing Desa Wisata tersebut memiliki keunikan dan karakteristik masing-masing.

Baca Juga : ASIDEWI Kembali Menggelar Java – Sumatera Overland, Ini Programnya

Seperti Desa Wisata Sebawang misalnya, Desa ini memiliki keunikan masih mempertahankan kearifan lokal, adat istiadat nya hingga sekarang. Seluruh sendi-sendi kehidupan masih menggunakan aturan adat.

Keistimewaan lain Desa Wisata Sebawang, memiliki minuman adat yang menjadi tradisi lokal yaitu minuman ‘Pengasih’. Minuman ini merupakan simbol kebersamaan masyarakat adat Dayak Blusu.

Page: 1 2

redaksi

Leave a Comment

Recent Posts

Perkuat Kompetensi, Kemenekraf Gelar Pelatihan dan Sertifikasi Fotografer Junior

TANGERANG SELATAN, WARTAEVENT.com — Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) menggelar Pelatihan Berbasis Kompetensi (PBK) dan Sertifikasi Kompetensi Skema Fotografer Junior bagi… Read More

13 hours ago

Muhammadiyah dan P4MI Perkuat Perlindungan Pekerja Migran di Cirebon

CIREBON, WARTAEVENT.com — Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) Pimpinan Pusat Muhammadiyah bersama Pos Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P4MI) Cirebon memperkuat… Read More

1 day ago

Resmi Dibuka, Parade Hotel Hadir Membuka Cerita Baru di Kawasan Bisnis Senen

JAKARTA, WARTAEVENT.com — Kawasan Senen, Jakarta Pusat, memiliki sejarah panjang sebagai salah satu pusat aktivitas perdagangan dan bisnis ibu kota.… Read More

2 days ago

Sidang Putusan Ditunda, Kuasa Hukum “Kami Hormati Proses Hukum”

BANTUL, WARTAEVENT.com — Kuasa Hukum Penggugat, Arief Ariyanto, menyampaikan sikap resmi pihak penggugat terkait penundaan sidang putusan gugatan hasil Musyawarah… Read More

2 days ago

Starbucks Salurkan Hibah Rp800 Juta untuk Tiga Organisasi di Indonesia

JAKARTA, WARTAEVENT.com — PT Sari Coffee Indonesia (SCI), pemegang lisensi dan operator Starbucks di Indonesia, menominasikan tiga organisasi lokal untuk… Read More

2 days ago

THE 1O1 Jakarta Hadirkan Kuliner Nusantara dengan Teknik Prancis

JAKARTA, WARTAEVENT.com — Kekayaan rempah dan cita rasa kuliner Indonesia berpadu dengan teknik gastronomi Prancis melalui Nusantara A La Francaise:… Read More

3 days ago