WARTAEVENT.com – Pacitan. Kementerian Komunikasi dan Informatika RI (Kemkominfo RI) menyelenggarakan 1.251 kegiatan webinar Literasi Digital melalui aplikasi zoom dari bulan Mei hingga Desember 2021 mendatang.
Kegiatan Literasi Digital ini bertujuan untuk mendukung percepatan transformasi digital, peningkatan kapasitas, awareness, dan diseminasi pemanfaatan teknologi digital agar masyarakat dapat memanfaatkan internet dengan benar dan bertanggung jawab.
Penyelenggaraan Kegiatan webinar Literasi Digital di Jawa Timur I kali ini diselenggarakan di Kabupaten Pacitan ada hari ini Rabu (03/11/2021) dengan mendatangkan 4 narasumber yaitu Jacob Win, Chusnus Tsuroyya, S.H, Soni “ammho” Mongan, Pradipta Nugrahanto dan Alfian Arif Bintara (KOL).
Dalam acara Lierasi Digital kali ini, tema yang diangkat adalah “Media Sosial, Cerminan Diri Kita”. Dan Literasi Digital kali ini diikuti oleh 1.794 peserta dari berbagai kalangan masyarakat.
Salah satu pertanyaan yang ditujukan kepada narasumber Pradipta Nugrahanto adalah, di jaman sekarang ini banyak sekali aplikasi datang apps seperti Tinder, B*mble dan banyak lagi lainnya. Lalu banyak kasus pelecehan yang terjadi, bahkan sampai penipuan berupa materil disana.
Dan pada saat itu Pradipta Nugrahanto langsung memberikan jawaban, ketika ada regulasi juga belum tentu aman, dari platform sudah menyediakan layanan. Masalahnya ada penyalahgunaan, apa yang kita lihat belum tentu benar.
Saat menggunakan layanan, pastikan kita siap dengan untung dan ruginya. Kita user harus lebih aktif dan preventif dengan resiko yang ada dari layanan, kalau tidak nyaman mending tinggalkan, sedia payung sebelum hujan
Tujuan utama Kementerian Komunikasi dan Informatika menggelar webinar Literasi Digital ini karena diharapkan masyarakat Indonesia pada akhir tahun ini mencapai 10 juta orang terliterasi dan diharapkan meningkat menjadi 1.653 juta orang di tahun 2024 mendatang.
Literasi Digital yang mengakat tema besar Indonesia Makin Cakap Digital ini membahas 4 pilar utama Literasi Digital yakni, budaya bermedia (digital culture), aman bermedia (digital safety), etis bermedia (digital ethics) dan cakap bermedia digital (digital skills). [*]
YOGYAKARTA, WARTAEVENT.com — Kebutuhan wisatawan terhadap akomodasi yang menawarkan privasi, kenyamanan, dan fleksibilitas semakin membuka ruang bagi pengembangan konsep penginapan… Read More
BATAM, WARTAEVENT.com – Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) menggelar lokakarya (workshop) pengembangan aplikasi berbasis kecerdasan buatan (AI) di Gedung Technopreneur, Politeknik… Read More
JAKARTA, WARTAEVENT.com — Efisiensi anggaran menjadi salah satu pertimbangan perusahaan dalam menyelenggarakan pertemuan bisnis. Menjawab kebutuhan tersebut, Hermina Grand Ballroom… Read More
JAKARTA, WARTAEVENT.com — Persaingan hotel perkotaan di Jakarta mendorong pelaku industri perhotelan menghadirkan pengalaman menginap yang lebih beragam. Mangkuluhur ARTOTEL… Read More
JAKARTA, WARTAEVENT.com — Pengembangan kreativitas menjadi salah satu pintu masuk untuk memahami industri mode yang terus berkembang. Melalui workshop Unlock… Read More
JAKARTA, WARTAEVENT.com — Peluang kerja di industri hospitality internasional membutuhkan tenaga kerja dengan kompetensi teknis, kemampuan komunikasi, dan kesiapan menghadapi… Read More
Leave a Comment