WARTAEVENT.COM, Kab. Trenggalek – Hoaks masih menjadi musuh berbahaya masyarakat. Eko Prasetyo, Co-Founder Syburst Corporation, mengingatkan bahaya hoaks kesehatan, terutama mengenai Covid-19 yang bisa berdampak lebih mematikan dibanding virus.
“Penyebaran informasi palsu terkait Covid-19 lebih cepat dari penularan virus itu sendiri. Dampaknya justru lebih mematikan dari virus itu sendiri. Karena itu bisa dibayangkan orang-orang yang masih tidak percaya adanya Covid-19, tidak percaya penanggulangan yang kita lakukan hari ini berdampak luar biasa,” ungkap Eko, saat menjadi pembicara dalam Webinar Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 untuk wilayah Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, Kamis (5/8/2021).
Menurut Eko, hingga hari ini masih ada saja masyarakat dan bahkan tenaga kesehatan yang tidak percaya Covid-19. Ini menjadi pekerjaan rumah yang berat bagi semua orang, tidak hanya pemerintah dan tenaga medis di tengah upaya penanggulangan Covid-19.
Kementerian Komunikasi dan Informatika mencatat temuan isu hoaks Covid-19 mencapai 1.786 dengan total sebaran 3.499. Informasi palsu ini tersebar di beberapa media sosial seperti Facebook, Instagram, Twitter, dan YouTube. Sementara pada hari sebelumnya, hoaks yang tercatat sekitar 1.780 dengan sebaran sebanyak 3.925.
Ia mengatakan, peran masyarakat sipil penting untuk memberantas hoaks kesehatan, terutama terkait Covid-19. Masyarakat bisa semakin terbuka pemahamannya dan pada akhirnya mampu disiplin menerapkan protokol kesehatan sebagai upaya pencegahan.
“Peran dari civil society kita harapkan bisa bersama-sama memerangi hoaks kesehatan, terutama terkait Covid-19. Kami berharap masyarakat lebih terbuka lagi pemahamannya terkait situasi hari ini dan pemahaman terbuka kita harapkan menghasilkan penanggulangan yang lebih baik lagi ke depan, masyarakat lebih disiplin,” tuturnya.
Joko Widodo, Presiden Republik Indonesia, dalam Pembukaan literasi digital harus terus dilakukan. Kementerian Komunikasi dan Informatika bekerjasama dengan Siberkreasi mengadakan Webinar Literasi Digital, Kecakapan digital harus ditingkatkan dalam masyarakat agar mampu menampilkan konten kreatif mendidik yang menyejukkan dan menyerukan perdamaian.
“Tantangan di ruang digital semakin besar seperti konten-konten negatif, kejahatan penipuan daring, perjudian, eksploitasi seksual pada anak, ujaran kebencian, radikalisme berbasis digital,” kata Joko Widodo.
Webinar Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD) 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital diselenggarakan Kementerian Komunikasi dan Informatika (KemenKominfo) bersama Siberkreasi. Webinar wilayah Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, Kamis (5/8/2021) juga menghadirkan pembicara Chairri Ibrahim (CEO&Founder Integrated Marketing Communication Consultant), Tomi Listiawan (Dosen Universitas Bhinneka PGRI), dan Edy Wihardjo (Relawan TIK Jember).
Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital melibatkan 110 lembaga dan komunitas sebagai agen pendidik Literasi Digital. Kegiatan ini diadakan secara virtual berbasis webinar di 34 Provinsi Indonesia dan 514 Kabupaten.
Kegiatan ini menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada 2024. Berlandaskan 4 pilar utama, Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills) untuk membuat masyarakat Indonesia semakin cakap digital.
JAKARTA, WARTAEVENT.com — Cara pemerintah kota memperkenalkan potensi daerah kepada investor mulai bergerak ke ruang digital yang lebih visual. Asosiasi… Read More
JAKARTA, WARTAEVENT.com — Setelah seharian berhadapan dengan ritme Jakarta yang padat, malam menjadi waktu untuk memperlambat langkah. Memanfaatkan momen tersebut,… Read More
JAKARTA, WARTAEVENT.com — Momentum bulan kemerdekaan dimanfaatkan ARTOTEL Casa Hangtuah untuk mengajak masyarakat memaknai kebersamaan melalui aksi sosial. Hotel ini… Read More
LABUAN BAJO, WARTAEVENT.com — Meruorah Komodo Labuan Bajo meraih penghargaan “Trip.Best Premium Hotel 2026” dari Trip.com. Pengakuan ini menempatkan hotel… Read More
JAKARTA, WARTAEVENT.com — Perayaan HUT ke-81 Republik Indonesia di Jakarta tidak selalu hadir lewat seremoni. THE 1O1 Jakarta Sedayu Darmawangsa… Read More
BANDUNG, WARTAEVENT.com — Perayaan ulang tahun ke-8 de Braga by ARTOTEL tidak hanya berlangsung melalui seremoni. Hotel tersebut memilih menandai… Read More
Leave a Comment