WARTAEVENT.com – Jakarta. Bangkitkan sektor Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) Sandiaga Uno, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif temui Airlangga Hartarto, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Selasa (16/02/2021).
Pertemuan kedua menteri ini membahas rencana program kebangkitan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif dalam skema besar Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) 2021.
Baca Juga : Istimewa, Yogyakarta Menjadi Tuan Rumah ASEAN Tourism Forum 2023
“Hari ini kita diberikan komitmen bahwa kita harus bangkitkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif dengan program-program yang berbasis data, terukur, tepat sasaran, dan juga tepat manfaat,” kata Menparekraf Sandiaga Uno.
Beberapa program yang menjadi fokus pembicaraan adalah rencana untuk melanjutkan dan memperluas dana hibah pariwisata.
Di tahun 2020, hibah pariwisata yang merupakan bagian dari program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) tercatat sebesar Rp3,3 triliun. Program ini tujuan utamanya membantu pemerintah daerah serta industri hotel dan restoran yang sedang mengalami gangguan finansial.
Baca Juga : Event Indonesia Triathlon Series Dipastikan Tetap Berlangsung di Belitung
Selain itu program pemulihan akibat pandemi yang terealisasi sebesar 69,47 persen atau sebesar Rp2,26 triliun. Diharapkan penyaluran anggaran tersebut bisa dilanjutkan di tahun ini dan diperluas. Diantaranya kepada usaha pariwisata yang membayar pajak hiburan, biro perjalanan wisata, dan lainnya.
Harus Ada Perbaikan
Airlangga Hartarto, Menko Perekonomian mengatakan, pariwisata adalah sektor yang paling terkena dampak dan pulih paling akhir. Oleh karena itu, pada kuartal pertama tahun 2021 harus ada perbaikan sehingga bisa mendorong dan menunjang perekonomian Indonesia.
Baca Juga : Beli Kreatif Danau Toba Fair Upaya Mengembangkan Produk Kreatif dari Kawasan Danau Toba
“Perekonomian Indonesia ditargetkan bisa tumbuh positif di tahun ini, dan kita upayakan di kuartal pertama juga bisa tumbuh positif dan sektor pariwisata bisa mendongkrak ke atas,” kata Airlangga.
Sementara Fadjar Hutomo, Deputi Bidang Industri dan Investasi Kemenparekraf mengatakan, saat ini Kemenparekraf tengah memperkuat data sasaran industri juga pelaku usaha pariwisata dan ekonomi kreatif.
Baca Juga : Menteri Sandiaga Uno, Event Skala Nasional Ingin Lebih Banyak Digelar di Badung, Bali
“Kita upayakan semaksimal mungkin, karena pada akhirnya akuntabilitasnya juga harus dijaga. Kita sudah mendapatkan model Hibah Pariwisata di tahun 2020 kemarin yang bisa direplikasi kembali untuk hotel dan restoran juga untuk memperluas jangkauan,” kata Fadjar Hutomo.
Terkait program stimulus pinjaman lunak sebesar Rp9 triliun yang sebelumnya diajukan Pemprov Bali kepada pemerintah pusat, disebutkan bahwa sudah ada mekanisme penyaluran yang akan dilakukan melalui PT SMI, salah satu SMV di bawah Kementerian Keuangan yang bergerak di bidang pembiayaan dan penyiapan proyek infrastruktur. [*]
- Penulis : Agus Harianto
- Editor : Fatkhurrohim
- Photo : Birkom Kemenparekraf