Dari Kiri ke Kanan. Dr. dr. Taufik Jamaan, SpOG, Komisaris MyClinic, Dr. Clarissa Nathasia, Medical Head & Aesthetic Physician MyClinic Jakarta, Rizki Handayani Mustafa, Plt. Deputi Bidang Industri dan Investasi, Kementerian Pariwisata RI./Foto.Dok.MyClinic.
JAKARTA, WARTAEVENT.com — Industri estetika medis Indonesia kedatangan pemain baru. MyClinic, jaringan klinik estetika asal Malaysia, resmi memasuki pasar Indonesia melalui peluncuran klinik pertamanya di Jakarta. Kehadirannya membawa pendekatan perawatan yang menempatkan penilaian dokter, kebutuhan individual, dan hasil natural sebagai prioritas.
Didirikan pada 2014, MyClinic mengklaim telah memiliki lebih dari 28 cabang di Malaysia dan mencatat lebih dari satu juta tindakan perawatan. Jaringan tersebut juga melaporkan tingkat kepuasan pasien sebesar 95 persen.
Founder sekaligus Medical Director MyClinic, Dr. Hoe Yut Hung, Sabtu, (10/10/2026), mengatakan ekspansi ke Jakarta merupakan langkah untuk mendekatkan pengalaman dan filosofi layanan yang dikembangkan di Malaysia kepada pasien Indonesia.
Melalui konsep The MyClinic Method, klinik ini menekankan konsultasi dan asesmen dokter sebelum menentukan prosedur. Pendekatan tersebut mencakup evaluasi kondisi kulit, struktur wajah, serta tujuan perawatan setiap pasien. Dengan demikian, rekomendasi tindakan disesuaikan dengan kebutuhan individu, bukan menggunakan pendekatan seragam.
Di Jakarta, layanan estetika akan ditangani oleh Dr. Clarissa Nathasia, dokter estetika dengan pengalaman lebih dari delapan tahun. Keahliannya mencakup peremajaan wajah, injeksi estetika, manajemen penuaan, dan perawatan lanjutan. Ia mengusung prinsip enhance, not alter, yakni meningkatkan penampilan tanpa menghilangkan karakter alami wajah.
MyClinic Jakarta menawarkan berbagai layanan, mulai dari facial, laser, peeling, microneedling, PRP, hingga injeksi estetika dan perawatan rambut. Tiga layanan yang menjadi prioritasnya di Indonesia adalah Sculptra, Ultherapy PRIME, dan Density.
Klinik ini juga menyoroti aspek keamanan melalui konsultasi, pemilihan tindakan yang sesuai, serta pemantauan setelah perawatan. Operasionalnya di Indonesia dijalankan oleh PT Kliniku Sukses Sinergy, dengan kolaborasi bersama Klinik Utama MedicaPro.
Di tengah beragamnya pilihan prosedur estetika, pendekatan berbasis asesmen medis menjadi salah satu aspek yang patut diperhatikan konsumen. Namun, pasien tetap perlu memahami manfaat, risiko, dan kesesuaian setiap prosedur melalui konsultasi dengan dokter sebelum menjalani perawatan. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Wartamedia Network WhatsApp Channel: https://whatsapp.com/channel/0029Vb6hTttLSmbSBkhohb1J Pastikan kalian sudah install aplikasi WhatsApp ya.
TANGERANG SELATAN, WARTAEVENT.com — Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) menggelar Pelatihan Berbasis Kompetensi (PBK) dan Sertifikasi Kompetensi Skema Fotografer Junior bagi… Read More
CIREBON, WARTAEVENT.com — Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) Pimpinan Pusat Muhammadiyah bersama Pos Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P4MI) Cirebon memperkuat… Read More
JAKARTA, WARTAEVENT.com — Kawasan Senen, Jakarta Pusat, memiliki sejarah panjang sebagai salah satu pusat aktivitas perdagangan dan bisnis ibu kota.… Read More
BANTUL, WARTAEVENT.com — Kuasa Hukum Penggugat, Arief Ariyanto, menyampaikan sikap resmi pihak penggugat terkait penundaan sidang putusan gugatan hasil Musyawarah… Read More
JAKARTA, WARTAEVENT.com — PT Sari Coffee Indonesia (SCI), pemegang lisensi dan operator Starbucks di Indonesia, menominasikan tiga organisasi lokal untuk… Read More
JAKARTA, WARTAEVENT.com — Kekayaan rempah dan cita rasa kuliner Indonesia berpadu dengan teknik gastronomi Prancis melalui Nusantara A La Francaise:… Read More
Leave a Comment