Site icon WARTAEVENT.COM

Beberapa Ancaman Serius Dalam Dunia Internet

WARTAEVENT.COM, Kab. Magetan – Di tengah pandemi Covid-19, makin banyak orang yang berselancar di internet. Namun, harus waspada karena ada ancaman internet yang mungkin membahayakan diri. Seiring perkembangan teknologi, hampir semuanya bisa diakses lewat internet. Bahkan, berbelanja juga semakin mudah lewat internet dengan beragam platform yang tersedia.

“Meskipun memberikan berbagai kemudahan, ternyata ada ancaman berbahaya yang perlu kita  waspadai di internet. Ancaman dan kejahatan siber tidak pernah berhenti seiring perkembangan bisnis dan teknologi yang terus tumbuh,” papar Bayu Dwi Cahyono, Dosen Agama Islam Universitas Muhammadiyah Purwokerto dalam Webinar Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 wilayah Kabupaten Magetan, Jawa Timur, Jumat (16/7/2021).

Lanjutnya, memasuki era industri 4.0, penggunaan internet semakin mempermudah segala aktivitas. Kelompok kriminal memanfaatkan teknologi baru untuk mengidentifikasi target dan meluncurkan serangan pada berbagai skala lapisan masyarakat.

Berikut beberapa ancaman internet berbahaya yang kerap kali ditemui:

Webinar Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital diselenggarakan Kementerian Komunikasi dan Informatika (KemenKomInfo) bersama Siberkreasi wilayah Kabupaten Magetan, Jawa Timur, Jumat (16/7/2021) ini juga menghadirkan pembicara Fathul Mujaddidi Arum (Legal Consultant in F. M. A & Patners), Langgeng Widodo (Ketua PMM (Peduli Masyarakat Magetan) Bergerak dalam social kemanusiaan), Naimah (Dosen Fakultas Hukum Universitas Lumajang), dan Alifa Hellena Ayu Anggraini sebagai Key Opinion Leader.

Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital melibatkan 110 lembaga dan komunitas sebagai agen pendidik Literasi Digital. Kegiatan ini diadakan secara virtual berbasis webinar di 34 Provinsi Indonesia dan 514 Kabupaten.

Kegiatan ini menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada 2024. Berlandaskan 4 pilar utama, Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills) untuk membuat masyarakat Indonesia semakin cakap digital.

Exit mobile version