WARTAEVENT.com – Malang. Pemasaran atau promosi merupakan rangkaian kerja yang harus ada dalam sebuah usaha. Pasalnya, hal itu menjadi jalan bagi pelaku usaha untuk memperkenalkan produk yang dihasilkan dari usaha yang dijalankannya. Salah satu jenis pemasaran yang saat ini banyak dilakukan oleh pelaku usaha adalah pemasaran digital atau digital marketing.
Hal itu dikatakan, Adestya Ayu Armielia, Hotel Operations Deputy Head at Universitas Multimedia Nusantara, dalam webinar Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 untuk wilayah Kabupaten Malang, Jawa Timur, Senin (01/11/2021).
Lanjutnya, prinsip dari pemasaran ini adalah memanfaatkan media digital sebagai alat untuk mempromosikan atau memperkenalkan suatu produk kepada konsumen. “Digital marketing juga sering dilakukan untuk memenuhi target pemasaran atau ditujukan untuk menarik konsumen dalam jangka waktu yang cepat,” paparnya.
Terdapat beberapa keuntungan yang diperoleh oleh seorang pelaku usaha dengan menerapkan pemasaran digital pada usaha yang dilakukan, di antaranya:
Umumnya, pemasaran akan dilakukan melalui media cetak atau selebaran. Cara pemasaran tersebut masih memiliki kekurangan berupa terbatasnya jumlah konsumen yang dapat dijangkau. Sehingga, digital marketing menjadi strategi alternatif dalam memasarkan produk usaha pada konsumen secara meluas. Hampir seluruh lapisan masyarakat menggunakan media digital yang terhubung dengan koneksi internet. Hal itu berarti tidak ada batasan bagi produsen untuk memperkenalkan produknya pada konsumen. Bahkan, masyarakat yang berada di luar negara dapat ditembus dengan media digital ini. Sehingga peluang bagi sebuah usaha untuk memperluas jangkauan pasar akan semakin besar dan berakibat pada omset yang dihasilkan pun akan mengalami peningkatan.
Selain tidak adanya batasan ruang bagi produsen untuk memasarkan produknya. Pemasaran digital juga memberikan keleluasaan bagi konsumen untuk mengakses informasi mengenai produk usaha yang memang sudah dipasarkan melalui media digital. Hal ini memberikan peluang suatu usaha mendapatkan konsumen dalam jumlah lebih besar. Dikarenakan kebebasan bagi konsumen untuk mengetahui suatu produk tanpa adanya batasan waktu. Dengan kata lain, kapanpun konsumen bisa mendapatkan informasi mengenai suatu produk.
Adanya digital marketing juga memberikan keuntungan bagi Anda sebagai pelaku usaha yaitu minimnya tarif yang dikenakan. Dengan adanya internet, pemasaran yang dilakukan hanya memerlukan biaya pengeluaran berupa paket data internet atau Wi-Fi untuk meng-upload profil dari suatu produk. Apabila Anda menggunakan pemasaran melalui marketplace maka komponen yang dibutuhkan selain paket data internet adalah aplikasi dari marketplace yang digunakan. Cara pemasaran ini dilakukan dengan tenaga dan pengeluaran biaya yang minim tetapi mampu meningkatkan rating dari suatu produk.
Dengan adanya jangkauan pasar yang luas, kemudahan akses informasi oleh konsumen, dan biaya pengeluaran dari promosi digital yang kecil mengakibatkan profit atau laba yang diperoleh semakin besar. Semakin luas jangkauan pasar dari sebuah usaha maka peluang untuk mendatangkan konsumen pun semakin besar.
Dengan adanya pemasaran yang dilakukan secara online akan memudahkan pelaku usaha untuk mengevaluasi segala hal yang berkaitan dengan suaha yang dijalankannya. Seperti halnya, kunjungan calon konsumen pada laman informasi pemasaran produk, mengetahui pesen konversi penjualan melalui iklan hingga pengecekan untuk pemesanan produk oleh konsumen.
Webinar Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD) 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital diselenggarakan Kementerian Komunikasi dan Informatika (KemenKominfo) bersama Siberkreasi. Webinar wilayah Kabupaten Malang, Jawa Timur, Senin (01/11/2021) juga menghadirkan pembicara, Danis Kirana (Co-Founder Dako Brand & Communication), Wahyu Widodo (Commercial Animator & Ilustrator), Diah Renata Anggraeni (Associate Faculty Member Binus University), dan Sukma Ningrum, Content Creator, saat menjadi Key Opinion Leader.
Gerakan Nasional untuk Indonesia #MakinCakapDigital ini berlandaskan 4 pilar utama, Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills). Dan melibatkan 110 lembaga juga komunitas sebagai agen pendidik Literasi Digital.
Kegiatan yang diadakan di 34 Provinsi Indonesia dan 514 Kabupaten ini dilaksanakan secara virtual berbasis webinar. Dengan menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada 2024. Dengan maksud dan tujuan utamanya membuat masyarakat Indonesia semakin cakap digital. (*)
JAKARTA, WARTAEVENT.com – Fraser Residence Menteng Jakarta, menggelar Ramadhan Media Gathering, pada Kamis, (19/2/2026), sebagai langkah strategis untuk memperkuat awareness,… Read More
JAKARTA, WARTAEVENT.com — Converse resmi memperkenalkan siluet terbarunya, Chuck Taylor Lo, yang menjadi sepatu Chuck dengan sol paling rendah yang… Read More
JAKARTA, WARTAEVENT.com — Ajang otomotif tahunan Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026 resmi berakhir dengan capaian positif setelah digelar selama… Read More
JAKARTA, WARTAEVENT.com — Lumire Hotel Jakarta perkenalkan program Iftar Ramadhan 2026 dengan tema “Spirit of Ramadhan: The Joy of Giving”,… Read More
JAKARTA, WARTAEVENT.com — HOKA resmi meluncurkan dua sepatu lari performa terbarunya di Indonesia, yakni CIELO X1 3.0 dan Mach 7,… Read More
SINGAPURA, WARTAEVENT.com – Di dalam kabin pesawat Singapore Airlines (SIA), pengalaman pelanggan selama ini dikenal lahir dari perhatian terhadap detail—sapaan… Read More
Leave a Comment