Site icon WARTAEVENT.COM

Beda Keunikan Antara E-Commerce dan Markeplace

WARTAEVENT.com – Surabaya. Kementerian Komunikasi dan Informatika RI (Kemkominfo RI) menyelenggarakan 1.251 kegiatan webinar Literasi Digital melalui aplikasi zoom dari bulan Mei hingga Desember 2021 mendatang.

Kegiatan Literasi Digital ini bertujuan untuk mendukung percepatan transformasi digital, peningkatan kapasitas, awareness, dan diseminasi pemanfaatan teknologi digital agar masyarakat dapat memanfaatkan internet dengan benar dan bertanggung jawab.

Penyelenggaraan Kegiatan webinar Literasi Digital di Jawa Timur I kali ini diselenggarakan di Kota Surabaya pada hari Sabtu (27/11/2021) dengan mendatangkan 4 narasumber yaitu Aditya Tanjung, Drs. Vinsensius Jemadu, MBA., Jacob Win, Akhmad Firmannamal, Ph.D., dan Leonika Sari N.B.

Dalam acara Lierasi Digital kali ini, tema yang diangkat adalah “Membangun Karakter Bangsa di Dunia Digital.” Dan Literasi Digital kali ini diikuti oleh 1.547 peserta dari berbagai kalangan masyarakat.

Salah satu pertanyaan yang ditujukan kepada narasumber Aditya Tanjung adalah, dengan pandemi Covid-19 yang semakin tidak terkendali saat ini, yang mengharuskan pekerjaan di rumah 100% dan beralih ke dunia e-commerce, maka skill kreatifitas dan produktifitas apa agar dapat memperkenalkan usaha kita lewat e-commerce supaya usaha kita tersebut laris manis.? 

Bagaimana cara menarik dan membuat pelanggan percaya untuk membeli produk kita di marketplace.? Sedangkan mayoritas pelanggan mengandalkan rating video dan review pembeli, sementara saya adalah pengguna marketplace baru.? 

Untuk dalam menekuni dunia yang berkaitan dengan desain, ide adalah hal utama dalam sebuah project. Bagaimana meningkatkan semangat kita jika semangat kita kendor karena ide tak kunjung nemu.? 

Dan pada saat itu Aditya Tanjung memberikan jawaban E-commerce dan marketplace itu ada keunikan yang berbeda. Kita bisa pakai kanal-kanal marketplace sambil melihat respon. Yang perlau diwaspadai adalah produk kita harus valid. 

Rawan mengecewakan konsumen kalau tidak menemukan. Ide, berangkat dari market. Dari trend yang ada kita bisa beradaptasi membuat produk dan konten. Online suatu keharusan. Bisnis yang bagus adalah bisnis yang segera dibuka.

Tujuan utama Kementerian Komunikasi dan Informatika menggelar webinar Literasi Digital ini karena diharapkan masyarakat Indonesia pada akhir tahun ini mencapai 10 juta orang terliterasi dan diharapkan meningkat menjadi 1.653 juta orang di tahun 2024 mendatang.

Literasi Digital yang mengakat tema besar Indonesia Makin Cakap Digital ini membahas 4 pilar utama Literasi Digital yakni, budaya bermedia (digital culture), aman bermedia (digital safety), etis bermedia (digital ethics) dan cakap bermedia digital (digital skills). [*]

Exit mobile version