WARTAEVENT.com – Bojonegoro. Kementerian Komunikasi dan Informatika RI (Kemkominfo RI) menyelenggarakan 1.251 kegiatan webinar Literasi Digital melalui aplikasi zoom dari bulan Mei hingga Desember 2021 mendatang.
Kegiatan Literasi Digital ini bertujuan untuk mendukung percepatan transformasi digital, peningkatan kapasitas, awareness, dan diseminasi pemanfaatan teknologi digital agar masyarakat dapat memanfaatkan internet dengan benar dan bertanggung jawab.
Penyelenggaraan Kegiatan webinar Literasi Digital di Jawa Timur I kali ini diselenggarakan di Kabupaten Bojonegoro pada hari ini Selasa (24/08/2021) dengan mendatangkan 4 narasumber yaitu Cahyo Hasanudin, M.Pd., Agung Subagyo, S.STP, M.Si., Vivid Sambas, ST, MMT., Pradipta Nugrahanto., dan Anindito Wisnu Sampurno (KOL).
Pada acara kali ini, tema yang diangkat adalah “Menyalurkan Hobi di Platform Digital”. Dan diikuti oleh 795 peserta dari berbagai kalangan masyarakat.
Salah satu pertanyaan yang ditujukan kepada narasumber Cahyo Hasanudin, M.Pd adalah bagaimana caranya untuk menggali atau memotivasi anak atau orang untuk bisa berkreativitas atau menciptakan kreasi, padahal anak atau orang tersebut pemalu atau bahkan mereka takut tidak bisa melakukannya?
Dan pada saat itu Cahyo Hasanudin, M.Pd langsung memberikan jawaban kita harus mulai mengenali gaya belajar anak-anak terlebih dahulu, sehingga kita bisa mengetahui bakat atau passion dari anak kita.
Tanamkan mindset bahwa kreativitas adalah hal yang mudah dilakukan sehingga mereka akan merasa terdukung dan termotivasi untuk melakukannya. Kemudian, jika memungkinkan kitab isa membuat sebuah kompetisi, sehingga anak-anak akan berpacu untuk berkreasi.
Tujuan utama Kementerian Komunikasi dan Informatika menggelar webinar Literasi Digital ini karena diharapkan masyarakat Indonesia pada akhir tahun ini mencapai 10 juta orang terliterasi dan diharapkan meningkat menjadi 50 juta orang di tahun 2024 mendatang.
Literasi Digital yang mengakat tema besar Indonesia Makin Cakap Digital ini membahas 4 pilar utama Literasi Digital yakni, budaya bermedia (digital culture), aman bermedia (digital safety), etis bermedia (digital ethics) dan cakap bermedia digital (digital skills). [*]