Site icon WARTAEVENT.COM

Begini Cara Melatih Frekuensi Theta bagi Pekerja Kreatif

WARTAEVENT.com – Kediri. Kementerian Komunikasi dan Informatika RI (Kemkominfo RI) menyelenggarakan 1.251 kegiatan webinar Literasi Digital melalui aplikasi zoom dari bulan Mei hingga Desember 2021 mendatang.

Kegiatan Literasi Digital ini bertujuan untuk mendukung percepatan transformasi digital, peningkatan kapasitas, awareness, dan diseminasi pemanfaatan teknologi digital agar masyarakat dapat memanfaatkan internet dengan benar dan bertanggung jawab.

Penyelenggaraan Kegiatan webinar Literasi Digital di Jawa Timur I kali ini diselenggarakan di Kabupaten Kediri pada hari ini Kamis (12/08/2021) dengan mendatangkan 4 narasumber yaitu Faizal Johan Atletiko, S.Kom., M.T., Firdaus Rahman, A.Md.A, Ulil Albab, Pradipta Nugrahanto dan Anelies Praramadhani.

Pada acara kali ini, tema yang diangkat adalah “Mengembangkan Minat dan Melalui Dunia Digital”. Dan diikuti oleh 906 peserta dari berbagai kalangan masyarakat.

Salah satu pertanyaan yang ditujukan kepada narasumber Firdaus Rahman, A.Md.A adalah, bagaimana tetap berada di frekuensi theta dalam jangka waktu yang lama terutama bagi kita yang berada di divisi kreatif?. 

Dan pada saat itu Firdaus Rahman, A.Md.A langsung memberikan jawaban, pertanyaan ini bisa digali lebih dalam agar teman-teman yang lain dapat mengaplikasikannya. Prinsip dasarnya (kreatif, intuisi, sabar) itu ada “otot”nya. 

Oleh karena itu harus dibentuk atau dilatih. Otot tersebut dapat dibentuk salah satunya dengan pendekatan teknologi dengan audio atau suara. Dengarkan audio khusus yang dapat menggiring ke gelombang otak yang diharapkan. 

Produk tersebut bisa dicari dengan kata kunci audio brainwave atau datang ke Gramedia mencari buku Quantum Ikhlas. Kreatif harus dilatih atau dibiasakan dengan beberapa teknik dengan mengamati, membaca, dan lain sebagainya. Jika tidak ada alat, caranya dengan fokus napas sampai tenang dan merasa ngantuk.

Tujuan utama Kementerian Komunikasi dan Informatika menggelar webinar Literasi Digital ini karena diharapkan masyarakat Indonesia pada akhir tahun ini mencapai 10 juta orang terliterasi dan diharapkan meningkat menjadi 50 juta orang di tahun 2024 mendatang.

Literasi Digital yang mengakat tema besar Indonesia Makin Cakap Digital ini membahas 4 pilar utama Literasi Digital yakni, budaya bermedia (digital culture), aman bermedia (digital safety), etis bermedia (digital ethics) dan cakap bermedia digital (digital skills). [*]

Exit mobile version