WARTAEVENT.com – Semarang. Beberapa hari lalu, saat menyambangi Dafam Hotel Semarang terlihat pemandangan tak lazim. Di kamar tidur terdapat selembar kertas bertuliskan nama berikut foto room boy.
Tim editor kami, merasa ini menjadi sesuatu yang unik dan belum pernah menemukan sebelumnya ketika bermalam di suatu hotel. Unik, karena berani menampilkan sosok personal actor di balik layer yang bertanggung jawab atas segala kebersihan yang terjadi di kamar tersebut.
Baca juga : Sempat Ditolak Oleh Komunitas Lari, Fun Run 6K “Lari Antar Geng” Justru Dibanjiri Peserta
Belum pernah menemukan pengalaman seperti itu, sebab banyak unit hotel yang menjadi tempat bermalam para tamu tapi tidak terbesit untuk berani menampilkan sosok personal tersebut ke pemilik kamar yang akan bermalam di kamar tersebut.
General Manager Dafam Hotel Semarang, Roy Amazon, menjelaskan kebersihan kamar hotel adalah hal penting dan krusial bagi tamu, karena sudah menjadi tanggung jawab menajemen atas kepuasan dan pengalaman saat bermalam di hotelnya.
Tapi, memang terkesan sepele bahkan mungkin tidak penting untuk berani menampilkan sosok paling bertanggung jawab dibalik kebersihan suatu kamar. Menurut Roy, ini penting untuk membangun kepercayaan dan komitmen besar antara tamu dengan pihak manajemen hotel.
“Memang benar, kalau kamar kurang bersih itu menjadi tanggung jawab manajemen hotel. Tapi, saat ketika kamar bersih dan sesuai ekspektasi tamu, mereka (tamu) setidaknya tahu harus kepada siapa berterima kasih,” ungkap Roy.
Baca Juga : Ingin Longstay di Kota Semarang, Simak Promo dari Hotel Dafam Semarang Berikut Ini
Baahkan, lanjut Roy, tidak sedikit tamu yang mengucapkan terima kasih langsung ke pemilik nama melaui akun sosial media mereka. Tak hanya itu, tamu langsung bisa memberi komen secara langsung dengan menyebut nama saat mengisi complain ke pihak manajemen jika dirasa kurang memuaskan.
“Jadi benar-benar ada personal touch antara tamu dengan aktor dibalik kebersihan kamar teersebut. Tamu bisa bebas mau komen tentang komplain atau sekedar memberi apresiasi berupa ucapkan terima kasih,” lanjut Roy.
Justru, terang Roy, ihwal seperti ini menjadi Langkah positif dan efektif serta tepat sasaran bagi dirinya ketika akan memberikan koreksi dan bonus ke karyawannya. “Bagi karyawan yang mendapat guest comment baik dan terbanyak dari tamu kita kasih apresiasi berupa ada yang berupa fresh money, voucher menginap di hotel lain,” terangnya.
Baca juga : Simak Promo Menarik F&B dari Hotel Dafam Semarang Ini
Untuk menjaga kepuasan pelanggan, manajemen mempercayakan setiap orang untuk menangani beberapa kamar saja. “Tergantung tingkat hunian kamar. Misal, okupensi kamar itu diangka 60-70 persen dalam hari itu kita turunkan enam orang karyawan. Bahkan bisa delapan orang lebih, jika okupensi hotel penuh, apalagi harus back-to-back,” kata Roy.
Roy pun menjelaskan, ada lima tahapan di hotel ini untuk setiap kamar dinyatakan bersih dan siap untuk dihuni oleh tamu. Pertama ada linen runer bertugas mengganti sprai, handuk, sarung bantal. Setelah itu baru room boy yang mengeksekusi kebersihan kamar.
Selanjutnya housekeeping supervisor untuk memferivikasi sudah layak apa belum. Setelah itu dilanjut lagi ke bagian order taker yang berhak menyatakan status kamar sudah bersih. Terakhir, harus lolos ferivikasi dari FO supervisor dan GRO, baru setelah kamar dinyatakan siap dihuni oleh tamu selanjutnya.
Baca juga : Ini Alasan Kenapa Menginap di Hotel Dafam Semarang Saat Perjalanan Bisnis Maupun Liburan
Menutup wawancara Roy, menegaskan bahwa ada sosok yang layak mendapat apresiasi secara personal oleh tamu yang selama ini belum pernah ditampikan sosoknya oleh pihak manajemen hotel. (*)
- Editor ; Fatkhurrohim