Site icon WARTAEVENT.COM

Benarkah Jejak Digital Mempengaruhi Penilaian HRD, Simak Ini Dulu

WARTAEVENT.com – Kediri. Kementerian Komunikasi dan Informatika RI (Kemkominfo RI) menyelenggarakan 1.251 kegiatan webinar Literasi Digital melalui aplikasi zoom dari bulan Mei hingga Desember 2021 mendatang.

Kegiatan Literasi Digital ini bertujuan untuk mendukung percepatan transformasi digital, peningkatan kapasitas, awareness, dan diseminasi pemanfaatan teknologi digital agar masyarakat dapat memanfaatkan internet dengan benar dan bertanggung jawab.

Penyelenggaraan Kegiatan webinar Literasi Digital di Jawa Timur I kali ini diselenggarakan di Kabupaten Kediri pada hari ini Selasa (07/09/2021) dengan mendatangkan 4 narasumber yaitu Ikhwan Nurhadi, S.Pd.,M.Pd.I., Drs. Slamet, M.Pd., Asep Kambali, S.Pd., M.I.K, Pradipta Nugrahanto dan Anelies Praramadhani.

Pada acara kali ini, tema yang diangkat adalah “Hidup Pintar dengan Literasi Digital”. Dan diikuti oleh 1.281 peserta dari berbagai kalangan masyarakat.

Salah satu pertanyaan yang ditujukan kepada narasumber Asep Kambali, S.Pd., M.I.K adalah, bagaimana cara menumbuhkan sikap etika digital terhadap masyarakat? Terlebih agar bonus demografi nantinya yang kita miliki berkualitas dalam bersosial media sosial. 

Kemudian apakah lingkungan dengan etika yang tidak baik akan mempengaruhi kepribadian? Apakah etika digital dapat mempengaruhi kita dalam mencari pekerjaan? 

Dan pada saat itu Asep Kambali, S.Pd., M.I.K langsung memberikan jawaban, apa yang kita konsumsi, kita akses di internet dan sosial media akan berpengaruh pada diri kita. Kalau kita ingin sehat di masa depan, lakukan hal baik di masa kini.

Tentang survey yang menyebutkan kita tidak beradab, kita harus introspeksi perilaku kita saat bersosial media. Ingat secara teknologi ada namanya IMEI, nomer kartu SIM, IP Address. Makanya hati-hati saat unggah komen atau gambar di sosial media. 

Sekarang ini banyak HRD perusahaan yang minta akun sosial media, sebagai bagian evaluasi perilaku dan karakter sesorang (calon pelamar). Jadikan potensi diri jadi potensi yang bermanfaat untuk orang lain, mendamaikan, dan mensejahterakan.

Tujuan utama Kementerian Komunikasi dan Informatika menggelar webinar Literasi Digital ini karena diharapkan masyarakat Indonesia pada akhir tahun ini mencapai 10 juta orang terliterasi dan diharapkan meningkat menjadi 50 juta orang di tahun 2024 mendatang.

Literasi Digital yang mengakat tema besar Indonesia Makin Cakap Digital ini membahas 4 pilar utama Literasi Digital yakni, budaya bermedia (digital culture), aman bermedia (digital safety), etis bermedia (digital ethics) dan cakap bermedia digital (digital skills). [*]

Exit mobile version