Site icon WARTAEVENT.COM

Beragam Manfaat Transaksi Mudah di Dunia Digital

WARTAEVENT.COM, Kab. Tulungagung – Sudah banyak orang yang mengetahui pengertian transaksi online beserta manfaatnya. Oleh karena itu, tidak heran jika kini transaksi online menjadi bagian dari kebutuhan masyarakat. Terbukti dengan tingginya jumlah transaksi online di e-commerce per Agustus 2020 yang mencapai 140 juta dan transaksi digital banking yang mencapai angka 12 juta pada periode yang sama.

Hal itu diungkapkan, Ria Ariyanie, Entrepreneur, Public Relation Agency & Toko Online, saat menjadi pembicara dalam Webinar Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 untuk wilayah Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, Jumat (23/7/2021).

Ria mengatakan, manfaat transaksi online memang cukup banyak, mulai dari belanja praktis, metode pembayaran yang mudah dengan pilihan yang cukup banyak, sampai beragam diskon yang hanya bisa diperoleh melalui transaksi online.

Ada beragam manfaat lain yang dimiliki dengan transaksi online, seperti:

“Saatnya manfaatkan kemudahan transaksi digital, #BikinjadiBiasa lakukan semua transaksi dari HP aja. Cukup satu aplikasi yang akan bereskan semua kebutuhan transaksi tanpa repot gonta-ganti ke aplikasi lainnya,” ungkapnya.

Webinar Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD) 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital diselenggarakan Kementerian Komunikasi dan Informatika (KemenKomInfo) bersama Siberkreasi. Webinar wilayah Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, Jumat (23/7/2021) yang menghadirkan pembicara Yoseph Hendrik Maturbongs (Goverment 2.0 Indonesia at PT Cyber Gatra Loka), Mohammad Rofiuddin (Relawan TIK Jawa Timur & Dosen Komunikasi penyiaran Islam IAI Dalwa), dan Mocha Ismanu Roziqi (Wakil Ketua II Relawan TIK Tulungagung).

Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital melibatkan 110 lembaga dan komunitas sebagai agen pendidik Literasi Digital. Kegiatan ini diadakan secara virtual berbasis webinar di 34 Provinsi Indonesia dan 514 Kabupaten.

Kegiatan ini menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada 2024. Berlandaskan 4 pilar utama, Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills) untuk membuat masyarakat Indonesia semakin cakap digital.

Exit mobile version