Categories: Travel

Berikut Ini RPJP Pariwisata Kabupaten Banyumas

WARTAEVENT.com – Purwokerto. Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJP) Pariwisata Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah adalah Pariwisata. Pernyataan ini disampaikan oleh Achmad Husein, Bupati Banyumas saat menjamu Komunitas Himpunan Anak Media (HAM) Jakarta di Meotel Purwokerto by Dafam belum lama ini.

Baca Juga : HAM Overland de Java, Wisata Seru Dimasa Pandemi

Dikatakan oleh Bupati, tahun depan pemerintah Kabupaten Banyumas akan memanfaatkan dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) sebesar Rp200 miliar untuk membangun dan mengembangkan pariwisata di wilayahnya.

Peserta HAM Overland de Java menikmati off-road di kawasan kaki gunung Slamet, Baturaden, Kabupaten Banyumas.

“Tahun depan kita akan mengembangkan pariwisata dari dana PEN—pinjaman tanpa agunan dari pemerintah pusat sebesar Rp200 miliar. Dana tersebut akan dialokasikan untuk mengembangkan diantaranya di Baturaden seperti taman botani, dan taman lainnya agar jadi lebih bagus sebesar Rp60 – 70 miliar,” katanya.

Baca Juga : Media Mendukung Pertumbuhan Kembali Industri Perhotelan dan Pariwisata Daerah Pasca Pandemi Covid-19

Selain itu kata Achmad Husein, dana PEN ini pun akan digunakan untuk pembangunan destinasi wisata di Belakang Balai Kemambang yang akan dibuat Floating Market sebesar Rp60 miliar, kemudian membangun destinasi wisata di Tengah Kota di Jl, Ir. Soekarno berupa water sport, serta pengembangan pariwisata lainnya.

Pengembangan Pariwisata di Kali Serayu

Pemerintah Kabupaten sedang mengembangkan destinasi water park di tengah kota./Photo Ilustrasi Taman Wisata Air di Toba.

Beberapa pengembangan dan pembangunan destinasi wisata tersebut, diharapkan menjadi alternative baru bagi wisatawan yang selama ini selalu berkunjung hanya ke Baturaden. Padahal, Kabupaten Banyumas cukup lengkap untuk dijadikan lokasi liburan.

Kabupaten Banyumas, tambah Bupati, sangat kuat dengan pariwisata wisata alam. Terutama pegunungan dan curug. “Bayumas memiliki sekitar 200 curug sehingga disebut golden water. Selain itu Destinasi Bayumas pun terkenal alami, sejuk dan tidak macet serta penduduknya pun ramah,” tegas Achmad Husein.

Baca Juga : Di Rakornas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Mas Menteri Ubah Pola Pikir ke Quality Tourism

Satu lagi destinasi wisata yang sedang dikembangkan oleh Kabupaten Banyumas ada di wilayah Kali Serayu yang memiliki lebar 130 meter, panjangnya 12 kilo meter dan kedalaman antara 2-6 meter. 

Kawasan ini akan kita kembangkan untuk pariwisata floating market seperti di Bangkok. “Pemerintah Kabupaten Banyumas telah membangun 2 Dermaga, dan memiliki 1 perahu yang dapat difungsikan untuk pengembangan pariwisata floating market,” urainya.

Destinasi Ditutup Terkait Covid-19

Pemerintah Kabupaten Banyumas mengeluarkan kebijakan menutup sementara pertemuan yang bersekala besar dan destinasi pariwisata yang mengundang kerumunan.

Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Banyumas pun belum lama ini telah memperkenalkan produk wisata petualangan atau adventure yakni wahana off-road dan paralayang.

Untuk wahana off-road sudah berjalan beberapa bulan, dan peserta HAM Overland de Java telah menjajal keseruan jalur extreme dengan jarak 12 kilo meter dan menghabiskan waktu lebih dari 4 jam.

Baca Juga : Ritual Manortor Persembahan yang Mulai Terkikis dan Mahal

“Terkait Covid-19, wahana Paralayang untuk sementara kita tutup terlebih dahulu karena paralayang ini mengundang kerumunan,” urai Bupati.

Terkait pandemi Covid-19, Kabupaten Banyumas tidak memberi kelonggaran untuk pertemuan dalam sekala besar.

Diakui oleh Bupati Achmad Husein, Pemerintah Kabupaten mengeluarkan kebijakan untuk menutup sementara kegiatan yang mengundang kerumunan salah satunya adalah perhotelan. 

Baca Juga : Menjual Medali dan Pin Emas Demi Membangun Taman Eden 100

“Terkait pandemi Covid-19 dan pariwisata, Pemerintah Kabupaten Banyumas tidak memberi kelonggaran seperti menggelar event yang dalam sekala besar, menerapkan kebijakan mengurangi jumlah kuota, menjaga jarak, memakai masker, fasilitas mencuci tangan. Upaya ini dilakukan untuk menekan penyebaran pandemi,” pungkasnya. [*]

Fatkhurrohim

Leave a Comment

Recent Posts

Resmi Dibuka, Parade Hotel Hadir Membuka Cerita Baru di Kawasan Bisnis Senen

JAKARTA, WARTAEVENT.com — Kawasan Senen, Jakarta Pusat, memiliki sejarah panjang sebagai salah satu pusat aktivitas perdagangan dan bisnis ibu kota.… Read More

24 hours ago

Sidang Putusan Ditunda, Kuasa Hukum “Kami Hormati Proses Hukum”

BANTUL, WARTAEVENT.com — Kuasa Hukum Penggugat, Arief Ariyanto, menyampaikan sikap resmi pihak penggugat terkait penundaan sidang putusan gugatan hasil Musyawarah… Read More

1 day ago

Starbucks Salurkan Hibah Rp800 Juta untuk Tiga Organisasi di Indonesia

JAKARTA, WARTAEVENT.com — PT Sari Coffee Indonesia (SCI), pemegang lisensi dan operator Starbucks di Indonesia, menominasikan tiga organisasi lokal untuk… Read More

1 day ago

THE 1O1 Jakarta Hadirkan Kuliner Nusantara dengan Teknik Prancis

JAKARTA, WARTAEVENT.com — Kekayaan rempah dan cita rasa kuliner Indonesia berpadu dengan teknik gastronomi Prancis melalui Nusantara A La Francaise:… Read More

2 days ago

IAS Support Dorong Literasi Anak Lewat IASS Inspiring Day

TANGERANG, WARTAEVENT.com — Perayaan ulang tahun perusahaan tidak selalu berhenti pada seremoni. Bagi PT IAS Support Indonesia atau IAS Support,… Read More

3 days ago

Jelang Rakernas, Ketua PP KAUMY Matangkan Persiapan dan Perluas Sinergi Lintas Lembaga

JAKARTA, WARTAEVENT.com — Sejumlah tokoh nasional dijadwalkan akan menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Pimpinan Pusat Keluarga Alumni Universitas Muhammadiyah Yogyakarta… Read More

3 days ago