Site icon WARTAEVENT.COM

Bersaing Bisnis Kuliner di Era Digital, Pelajari Teknik ‘SEO Copywriting’

WARTAEVENT.com – Makassar. Kemudahan berbelanja dan transaksi di era digital membuka peluang bagi pebisnis kuliner untuk memperluas pasar. Namun, tingginya tingkat persaingan serta derasnya arus informasi di internet dan media sosial menjadi tantangan tersendiri dalam berupaya memperkenalkan produknya.

Pelaku usaha perlu terus melatih kreativitas sekaligus memperdalam kemampuannya untuk membuat konten yang menarik serta mudah ditemukan di dunia maya. Demikian yang mengemuka dalam webinar bertema “Pemanfaatan Teknologi Digital untuk Mengembangkan Bisnis Kuliner” di Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu (2/11/2022).

Baca Juga : Simak Tips Berikut Ini, Agar Terhindari dari Kejahatan “Skimming”

Tampil sebagai narasumber yaitu Al Akbar Rahmadillah selaku Founder Sobat Cyber Indonesia; Andi Widya Syadzwina selaku praktisi komunikasi dan Pemimpin Redaksi JejakFakta.com sekaligus Sekretaris Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia (ISKI) Sulawesi Selatan; serta Dian Ikha Pramayanti S.Pt M.Si selaku Dosen Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al Muhajirin Purwakarta sekaligus penulis, editor, dan entrepreneur.

Al Akbar Rahmadillah mengatakan, masa pandemi Covid-19 telah mendorong masyarakat untuk menggunakan teknologi digital dalam semua aktivitas kesehariannya, mulai dari belajar, bekerja, hingga berbelanja. Sehingga, bisnis atau usaha yang sedang berjalan pun harus bisa bersaing di ruang digital, yakni dengan menghasilkan konten atau informasi yang menarik, serta mampu menyebarkannya secara efektif.

Baca Juga : Lindungi Diri, Pahami Mengatur Privasi di Jagad Digital

Optimasi mesin pencarian atau search engine optimization (SEO) merupakan salah satu upaya agar konten yang telah dibuat di dalam website mudah ditemukan warganet di mesin pencari. Pada akhirnya, pengunjung situs akan mengetahui informasi produk dan memudahkan proses pemasaran.

Menurut Andi Widya Syadzwina, pelaku usaha dapat memanfaatkan media sosial untuk mempromosikan produknya. Adapun kiat-kiat yang dapat dilakukan antara lain, memilih platform yang dapat mengunggah konten gambar dan foto semisal Instagram dan TikTok.

Kemudian, memanfaatkan fitur-fitur bisnis seperti Facebook Business Manager atau Meta Business Suite, serta menggunakan broadcast message agar bisa menggelar secara berkala dan komunikasi langsung dengan calon konsumen.

Selain itu, agar konten promosi menjadi menarik, warganet juga dapat menggunakan jasa pemengaruh atau influencer serta fotografer agar tampilan lebih memuaskan.

Baca Juga : Mau Bisnis Tanpa Modal? Simak Tips Berikut Ini!

Dian Ikha Pramayanti menjelaskan, teknik copywriting dalam penyajian konten promosi menjadi salah satu senjata pebisnis untuk menarik perhatian pasar, mempromosikan merek yang sedang diusung, hingga meraih hasil penjualan.

Sedikitnya terdapat delapan elemen copywriting yang mesti diterapkan sehingga produk yang ditawarkan laku terjual atau closing. Masing-masingnya yakni, headline, penawaran, alasan, bonus, testimoni, garansi, call to action atau ajakan untuk membeli atau menghubungi bagian marketing, serta cantumkan catatan kecil atau N.B.

Baca Juga : Jelang Hari Sumpah Pemuda, Fostrab Ajak Milenial Menyambut Pemilu 2024

Dengan hadirnya program Gerakan Nasional Literasi Digital oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika RI diharapkan dapat mendorong masyarakat menggunakan internet secara cerdas, positif, kreatif, dan produktif.

Kegiatan ini khususnya ditujukan bagi para komunitas di wilayah Sulawesi dan sekitarnya yang tidak hanya bertujuan untuk menciptakan Komunitas Cerdas, tetapi juga membantu mempersiapkan sumber daya manusia yang lebih unggul dalam memanfaatkan internet secara positif, kritis, dan kreatif di era industri 4.0. [*]

Editor : Fatkhurrohim

Exit mobile version