Event

BNI Java Jazz Festival 2020 Bukti Indonesia Aman di Mata Dunia

wartaevent.com – Jakarta. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Wishnutama Kusubandio menilai terselenggaranya gelaran BNI Java Jazz Festival 2020 menjadi salah satu bukti menariknya event musik Indonesia di mata dunia.

Wishnutama juga mengaku bangga dengan event yang sudah berlangsung selama 16 kali ini. Ia berharap ajang ini bisa membantu meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) dan wisatawan nusantara (wisnus).

“Java Jazz adalah event yang membanggakan. Saya harap penyelenggaraan Java Jazz makin membaik ke depan dan semakin banyak menarik kunjungan baik wisman maupun wisnus,” ujar Wishnutama Kusubandio dalam acara konferensi pers peluncuran Jakarta International BNI Java Jazz Festival di Hotel Borobudur Jakarta Pusat, pada Rabu sore (26/02/2020).

Menurut Wishnutama, Mas Menteri Parekraf, BNI Java Jazz Fest Adalah Bukti Bahwa Indonesia Masih Aman Dikunjungi Wisatawan Mancanegara.

Menurutnya, dengan tetap berlangsungnya event berskala internasional di tengah merebaknya virus Corona ini membuktikan bahwa Indonesia bisa tetap mempertahankan nuansa aman bagi para pengunjung dunia.

“Meskipun sekarang di sejumlah negara sedang merebak virus Corona, namun masih banyak yang datang untuk Java Jazz. Ini bukti kalau Indonesia masih dianggap aman oleh wisman,” ungkap Wishnutama. 

Hal serupa juga disampaikan oleh Komisaris Utama PT Garuda Indonesia, Triawan Munaf. 

“Dalam suasana dunia tahun ini yang chaos, Indonesia dengan Java Jazz nya masih bisa menarik para musisi dunia,” ujar Triawan Munaf.

Setiap Penyelenggaraan Java Jazz Selalu Dihadiri Oleh Wisman dari Berbagai Negara.

Sementara itu, President Director PT Java Festival Production Dewi Gontha menyampaikan rasa terima kasih kepada para mitra yang sudah mendukung acara.

“Kami sangat senang mengadakan festival ini untuk ke-16 kalinya, dan kami hanya dapat melakukannya karena dukungan dari sponsor dan mitra yang selalu percaya pada konsep festival kami sejak awal,” kata Dewi Gontha.

Ia juga menjelaskan bahwa acara ini merupakan ruang berkumpul bersama untuk menikmati musik, game, makan, dan minuman semua dalam satu tempat. Dewi juga mengapresiasi dukungan pemerintah dalam penyelenggaraan event.

“Setelah bertahun-tahun didukung oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif seakan memberikan validasi bagi festival ini untuk melaju ke pasar internasional,” ujar Dewi.

Sederet Musisi Jazz dari Luar Negeri dan Dalam Negeri Menjadi Jaminan Java Jazz Festival Menjadi Tempat Berkumpulnya Musisi Jazz Dunia.

Mengangkat tema “Redeem Yourself Through Music”, Jakarta International BNI Java Jazz Festival siap menghadirkan sejumlah musisi dunia dan tanah air selama tiga hari, yaitu pada 28 Februari hingga 1 Maret 2020 di JiExpo Kemayoran Jakarta.

Acara ini akan dimeriahkan oleh deretan musisi ternama seperti Harvey Mason “Chameleon”, Phil Perry, T-SQUARE, serta artis generasi muda dan sedang naik daun seperti Omar Apollo, Kiana Lede, RINI, Bruno Major, dan The Free Nationals hingga grup musik legendaris The Jacksons.

Kolaborasi dan proyek lainnya yang juga patut disaksikan antara lain adalah 7 Bintang Feat. Deddy Dhukun, Fariz RM, Mus Mujino, Trie Utami, Yuni Shara, Ita Purnamasari, dan Memes.

Ada juga BNI Music Project feat Rizky Febian, Ardhito Pramono, Cantika, Rebecca Reijman, dan Nima Ilayla. [*]