Categories: TravelTravel Story

Bukit Ini Oleh Penduduk Setempat Disebut Sebagai Raja Ampat

wartaevent.com – NTT. Bagi sebagian orang, mencapai Papua Barat untuk menyaksikan langsung kecantikan Raja Ampat barangkali masih sebatas impian. Kabar baiknya, mereka bisa ke Nusa Tenggara Timur (NTT) yang juga punya pesona tak kalah cantik, Bukit Tuamese.

Meski belum banyak yang mengenalnya, bukit yang berada di Desa Tuamese, Kecamatan Biboki Anleu, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur (NTT) itu memiliki panorama yang tak kalah dengan Wayag di Raja Ampat atau pulau Padar di Labuan Bajo.

Di puncak bukit itu siapapun bisa melihat hamparan tambak yang berubah layaknya danau. Di sisi sebelah Barat, birunya laut membentang sejauh mata memandang, dipadu dengan hijaunya vegetasi dari pohon lontar di pesisir pantai.

Baca Juga : Meko, Pasir Timbul di Tengah Laut Flores Timur

Hanya cukup mendaki 200 meter ke atas bukit, pengunjung bisa mencapai Bukit Tuamese. Namun saat mendaki harus berhati-hati karena jalur tracking yang curam dan berpasir. Di lokasi itu belum tersedia infrastruktur tangga seperti misalnya di Pulau Padar.

Keindahan bukit yang dalam beberapa waktu terakhir populer di media sosial ini, makin naik pamornya saat dijadikan lokasi film garapan sutradara dan aktor Ari Sihasale. Bintang muda Pevita Pearce menjadi pemain utama, ibarat influencer yang makin menjadikan Bukit Tuamese membuat siapapun penasaran.

Lokasi Tuamese sendiri dekat dengan Kota Atambua yang merupakan pusat kota dari Kabupaten Belu. Hanya dibutuhkan sekitar 1 jam perjalanan dari pusat kota Atambua. Jarak Tuamese juga relatif dekat dari negara tetangga Timor Leste.

Untuk menuju lokasi Tuamese, pengunjung bisa menyewa kendaraan roda empat dengan pengemudi asal Atambua, opsi itu menjadi pilihan yang tepat. Sebab dibutuhkan pengemudi berpengalaman dan paham medan agar waktu tak terbuang sia-sia lantaran salah jalan. Terlebih lokasi tersebut juga belum dikenali oleh aplikasi Google Maps.

Baca Juga : Ada Pulau Mr.P di Belitung

Jalur yang dilalui juga terbilang mulus meski masih ditemui beberapa jalan bebatuan. Pengunjung juga akan melewati bendungan Rotiklot yang baru rampung pengerjaannya. Sesampainya didaerah Ponu SP 1, desa terakhir sebelum sampai tujuan, lalu belok ke kanan menuju Bukit Tuamese.

Ada baiknya bertanya dan menyapa warga setempat dimana letak Bukit Tuamese. Jangan kaget dengan jawabannya sebab warga setempat banyak yang menamainya Raja Ampat.

Sepanjang perjalanan dari Atambua, pengunjung harus berhati-hati dan waspada karena masih banyak hewan peliharaan warga seperti babi, anjing, dan sapi yang bebas berkeliaran melintasi jalanan.

Waktu terbaik untuk ke Tuamese bisa dilakukan kapan saja sepanjang hari. Terlebih saat matahari terbenam. Sebelum mendaki, wisatawan biasanya dipandu dengan pemandu-pemandu cilik atau warga setempat. Mereka tidak meminta uang melainkan hanya menemani hingga ke atas. Karena jauh sebelum tempat itu dikenal banyak orang, di sanalah arena bermain anak-anak pedesaan itu.

Untuk menuju TTU, bisa menggunakan jalur melalui Atambua. Terdapat dua penerbangan dari Kupang menuju Bandar Udara A. A. Bere Tallo. Penerbangan ke Atambua dilayani menggunakan pesawat ATR dari maskapai Wings Air pada pagi dan siang hari. Memang sampai saat ini belum ada penerbangan langsung dari Jakarta ke Atambua. Jalur lain yang dapat digunakan sebagai alternatif yakni melalui jalan darat dari Kupang menuju Atambua dengan waktu perjalanan mencapai tujuh jam.

Baca Juga : Asyiknya Camping di Mojosemi Forest Park

Meski harus menempuh perjalanan yang tak sebentar, yakinlah bahwa semuanya akan terbayar dengan keindahan yang menyambut di Bukit Tuamese. Siapapun tak akan menyesal mengenalnya. [*]

Fatkhurrohim

Leave a Comment

Recent Posts

Sidang Putusan Ditunda, Kuasa Hukum “Kami Hormati Proses Hukum”

BANTUL, WARTAEVENT.com — Kuasa Hukum Penggugat, Arief Ariyanto, menyampaikan sikap resmi pihak penggugat terkait penundaan sidang putusan gugatan hasil Musyawarah… Read More

5 minutes ago

Starbucks Salurkan Hibah Rp800 Juta untuk Tiga Organisasi di Indonesia

JAKARTA, WARTAEVENT.com — PT Sari Coffee Indonesia (SCI), pemegang lisensi dan operator Starbucks di Indonesia, menominasikan tiga organisasi lokal untuk… Read More

2 hours ago

THE 1O1 Jakarta Hadirkan Kuliner Nusantara dengan Teknik Prancis

JAKARTA, WARTAEVENT.com — Kekayaan rempah dan cita rasa kuliner Indonesia berpadu dengan teknik gastronomi Prancis melalui Nusantara A La Francaise:… Read More

1 day ago

IAS Support Dorong Literasi Anak Lewat IASS Inspiring Day

TANGERANG, WARTAEVENT.com — Perayaan ulang tahun perusahaan tidak selalu berhenti pada seremoni. Bagi PT IAS Support Indonesia atau IAS Support,… Read More

2 days ago

Jelang Rakernas, Ketua PP KAUMY Matangkan Persiapan dan Perluas Sinergi Lintas Lembaga

JAKARTA, WARTAEVENT.com — Sejumlah tokoh nasional dijadwalkan akan menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Pimpinan Pusat Keluarga Alumni Universitas Muhammadiyah Yogyakarta… Read More

2 days ago

Janévalla Bandung Tawarkan Pengalaman Menginap Lewat 24 Jam

BANDUNG, WARTAEVENT.com — Pengalaman menginap di hotel tidak selalu harus mengikuti ritme perjalanan yang serba cepat. Janévalla Bandung menawarkan pendekatan… Read More

3 days ago