Site icon WARTAEVENT.COM

CAN Kembali Kampanyekan Pelestarian Satwa Melalui Event Festival Macan Tutul Jawa 2 di Tanjung Lesung

WARTAEVENT.com – Banten. Cerita Alam Nusantara (CAN), Komunitas pemerhati dan aktif dalam kegiatan Konservasi di Indonesia, dijadwalkan bakal Kembali menggelar event Festival Macan Tutul Jawa 2, pada tanggal 9-11 Agustus 2024, di Tanjung Lesung, Pandeglang, Banten.

Arief Zul Permana, Ketua Penyelenggara Event Festival Macan Tutul Jaawa 2, saat menggelar jumpa pers di Bakmi Polim, Pondok Indah Mall, Jakarta Selatan, Rabu, (7/8/2024), mengatakan penyelenggaraan event ini bertepatan dengan Hari Konservasi Alam Nasional yang jatuh pada (10/8/2024).

Baca Juga : Penggerak Konservasi Alam Gelar Festival Macan Tutul Jawa di Taman Safari Indonesia

Event Festival Macan Tutul Jawa 2 ini untuk mengkampanyekan pelestarian satwa liar langka di Indonesia, khususnya Macan Tutul Jawa, yang endemik di Kawasan Taman Nasional Ujung Kulon, Provinsi Banten.

Bekerja sama dan didukung penuh oleh Taaman Nasional Ujung Kulon, Tanjung Lesung Resort, Arief Kembali menjelaskan, selain ingin mengkampanyekan tentang populasi, eksistensi, dan keberadaan Macan Tutul Jawa, CAN pun ingin memberikan ruang edukasi ke generasi dini dan muda mendatang ke ruang public terkait satwa liar yang langka dan di lindungi.

“Konsepnya berbeda dengan tahun lalu. Yang sekarang, lebih kepada membangun kesadaran dan kampanye pentingnya melindungi satwa liar yang divisualkan dalam bentuk seni dan kebudayaan. Terus, kalua tahun sebelumnya ada workshop, tahun ini tidak ada. Tapi diganti dengan talkshow,” ungkap Arief.

Baca Juga : Cerita Persahabatan Mamalia dengan Manusia dari Perairan Pantai Mali di Alor

Untuk itu, target pengunjungnya pun semakin meluas lagi. Ada institusi pendidikan seperti sekolahan yang juga kita bidik di luar pengunjung umum.

“Selain itu agar kampanye ini lebih mengena kita kemas meelalui kesenian, dan kebudayaan, kemudian ada juga beberapa hiburan soal pelestarian macam Tutul. Karena biasanya kalau melalui seni, budaya, kamapnye ini lebih gampang ditangkap oleh pengunjung,” urainya.

Beberapa konsep hiburan yang akan ditampilkan di antaranya yaitu Caalung Rampak, salah satu kesenian dan budaya asli dari Banten, dan melibatkan siswa dan siswi dari institusi Pendidikan setempat, sekitar Kawasan Tanjung Lesung dan Taman Nasional Ujung Kulon.

Baca Juga : Terkait Kisruh Tiket Taman Nasional Komodo, Menparekraf Ajak Selesaikan dengan Dialog

Sementara itu Saggara Yudha, Kepala Sub Bagian Tata Usaha, Taman Nasional Ujung Kulon, menambahkan jika pihaknya mendukung penuh terselenggaranya event Festival Macan Tutul Jaawa 2 ini, selaras dengan upaya pelestarian satwa.

Taman Nasional Ujung Kulon ini memiliki beberapa “pagar’ atau Batasan sesuai peraturan yang ada, mulai dari pagar ekonomi dan pagar budaya. Terkait event Festival Macan Tutul 2 ini terkait dengan pagar budaya.

“Konteks pagar budaya dalam event ini kita akan membangun kesadaran dan kampanye pelestarian satwa. Ketika kita dapat melestarikan, dan melindungi satwa seperti Macan Tutul Jawa, Badak Jawa, maka satwa yang lainnya pun akan terlindungi. Hanya saja bentuknya dalam kesenian, kebudayaan dan talkshow,” pungkasnya.

Baca Juga : Hendak Berkunjung ke Taman Nasional Komodo, Baca Ini Dulu

Buat kalian yang ingin mengunjungi event Festival Macan Tutul pada tanggal 9-11 Agustus 2024 di Tanjung Lesung, Banten, jangan khawatir terkait aksesbilitas. Jika kalian dari Jakarta, dapat ditempuh dengan jalur darat baik menggunakan moda pribadi maupun umum. (*)

Exit mobile version