Site icon WARTAEVENT.COM

Cara Atasi Permasalahan Toleransi di Ruang Digital

WARTAEVENT.com – Malang. Kementerian Komunikasi dan Informatika RI (Kemkominfo RI) menyelenggarakan 1.251 kegiatan webinar Literasi Digital melalui aplikasi zoom dari bulan Mei hingga Desember 2021 mendatang.

Kegiatan Literasi Digital ini bertujuan untuk mendukung percepatan transformasi digital, peningkatan kapasitas, awareness, dan diseminasi pemanfaatan teknologi digital agar masyarakat dapat memanfaatkan internet dengan benar dan bertanggung jawab.

Penyelenggaraan Kegiatan webinar Literasi Digital di Jawa Timur I kali ini diselenggarakan di Kabupaten Malang pada hari ini Sabtu (02/10/2021) dengan mendatangkan 4 narasumber yaitu Arief Andy Soebroto, S.T, M.Kom, Dr. Anang Sujoko, S.Sos, M.Si, Rovien Aryunia, S.Pd., M.PPO., M.M., Prof. Zainal Arifin Hasibuan, Ph.D dan Arsih Amalia Chandra Permata, S.Ikom, M.Ikom (KOL).

Pada acara kali ini, tema yang diangkat adalah “Produktif Dimasa Pandemi dengan Literasi Digital”. Dan diikuti oleh 1.398 peserta dari berbagai kalangan masyarakat.

Salah satu pertanyaan yang ditujukan kepada narasumber Dr. Anang Sujoko, S.Sos, M.Si adalah, mengenai toleransi di dalam media sosial banyak sekali yang perbedaan antar sesama.

Tetapi bagaimana bila ada yang membuat konten di media sosial yang berisi rasis atau tidak toleransi antar sesama, dan anak-anak yang tidak mengerti atau tidak mengetahui kebenarannya jadi mengikuti. Apa yang harus dilakukan bila melihat seperti itu di media sosial.

Dan pada saat itu Dr. Anang Sujoko, S.Sos, M.Si langsung memberikan jawaban, respon langsung kepada yang menyampaikan konten, ingatkan bahwa apa yang disampaikan merupakan bentuk rasisme dan intoleransi

Laporkan pada pengelola sosial media bahwa konten ini mengandung unsur SARA dan intoleran agar segera difilter.

Tujuan utama Kementerian Komunikasi dan Informatika menggelar webinar Literasi Digital ini karena diharapkan masyarakat Indonesia pada akhir tahun ini mencapai 10 juta orang terliterasi dan diharapkan meningkat menjadi 50 juta orang di tahun 2024 mendatang.

Literasi Digital yang mengakat tema besar Indonesia Makin Cakap Digital ini membahas 4 pilar utama Literasi Digital yakni, budaya bermedia (digital culture), aman bermedia (digital safety), etis bermedia (digital ethics) dan cakap bermedia digital (digital skills). [*]

Exit mobile version