WARTAEVENT.com – Banyuwangi. Kementerian Komunikasi dan Informatika RI (Kemkominfo RI) menyelenggarakan 1.251 kegiatan webinar Literasi Digital melalui aplikasi zoom dari bulan Mei hingga Desember 2021 mendatang.
Kegiatan Literasi Digital ini bertujuan untuk mendukung percepatan transformasi digital, peningkatan kapasitas, awareness, dan diseminasi pemanfaatan teknologi digital agar masyarakat dapat memanfaatkan internet dengan benar dan bertanggung jawab.
Penyelenggaraan Kegiatan webinar Literasi Digital di Jawa Timur I kali ini diselenggarakan di Kabupaten Banyuwangi pada hari Selasa (06/07/2021) dengan mendatangkan 4 narasumber yaitu Hadiq, M.Kom, Dr. Zulfi Zumala Dwi Andriani S.S., M.A, M. Alvin Nur Choironi, Bagaskoro, S.Kom., MM. dan Timothy Marbun.
Pada acara kali ini, tema yang diangkat adalah “Literasi Digital untuk Generasi Anti Hoax”. Dan diikuti oleh 501 peserta.
Salah satu pertanyaan yang ditujukan kepada narasumber M. Alvin Nur Choironi adalah, dalam bermedia sosial terdapat batasan-batasan yang harus diperhatikan karena memang dilindungi oleh UU ITE namun masih saja banyak orang melanggarnya seperti ujaran kebencian dan menyebar hoax.
Bagaimana menanggapi terkait hal tersebut ataupun cara efektif yangg kita lakukan untuk mengedukasi masyarakat?
Dan pada saat itu M. Alvin Nur Choironi langsung memberikan jawaban, bisa dimulai dari penyebaran informasi yang merupakan fakta kepada orang-orang terdekat seperti keluarga terutama anak-anak, karena anak-anak cenderung lebih cepat menangkap informasi yang kita sampaikan.
Selanjutnya, kita juga harus menjelaskan bahwa jangan sembarangan memberikan informasi pribadi ke suatu website atau aplikasi, pastikan terlebih dahulu apakah website atau aplikasi tersebut aman atau tidak.
“Biasanya website yang aman selalu memiliki kode https: dan memiliki simbol gembok di samping adress nya,” pungkas M. Alvin Nur.
Tujuan utama Kementerian Komunikasi dan Informatika menggelar webinar Literasi Digital ini karena diharapkan masyarakat Indonesia pada akhir tahun ini mencapai 10 juta orang terliterasi dan diharapkan meningkat menjadi 50 juta orang di tahun 2024 mendatang.
Literasi Digital yang mengakat tema besar Indonesia Makin Cakap Digital ini membahas 4 pilar utama Literasi Digital yakni, budaya bermedia (digital culture), aman bermedia (digital safety), etis bermedia (digital ethics) dan cakap bermedia digital (digital skills). [*]