Site icon WARTAEVENT.COM

Cara Simpel Menyimpan Data Tidak Mudah Dibobol

WARTAEVENT.com – Ponorogo. Kementerian Komunikasi dan Informatika RI (Kemkominfo RI) menyelenggarakan 1.251 kegiatan webinar Literasi Digital melalui aplikasi zoom dari bulan Mei hingga Desember 2021 mendatang.

Kegiatan Literasi Digital ini bertujuan untuk mendukung percepatan transformasi digital, peningkatan kapasitas, awareness, dan diseminasi pemanfaatan teknologi digital agar masyarakat dapat memanfaatkan internet dengan benar dan bertanggung jawab.

Penyelenggaraan Kegiatan webinar Literasi Digital di Jawa Timur I kali ini diselenggarakan di Kabupaten Ponorogo pada hari ini kamis (23/09/2021) dengan mendatangkan 4 narasumber yaitu Dr. Dian Suluh Kusuma Dewi, M.AP., Sawitri Wulansari, S.Psi., MM., Mira N. Sahid, S.Pd., Indriyatno Banyumurti, dan Praseno Nugroho.

Pada acara kali ini, tema yang diangkat adalah “Jaga Privasimu di Era Digital”. Dan diikuti oleh 261 peserta dari berbagai kalangan masyarakat.

Salah satu pertanyaan yang ditujukan kepada narasumber Dr. Dian Suluh Kusuma Dewi, M.AP. adalah, sebagai pengguna media sosial terkadang kurang mengetahui tentang perlindungan data pribadi, hal ini mengakibatkan masyarakat hanya menganggap sepele.

Padahal data pribadi itu berisi tentang data-data privasi kita. Saya sebagai pengguna Facebook, tentunya data-data saya tersimpan di profil tersebut. Bagaimana caranya agar data pribadi saya tidak di bobol oleh orang yang tidak bertanggung jawab.?

Dan pada saat itu Dr. Dian Suluh Kusuma Dewi, M.AP. memberikan jawaban, cara-cara simple yang harus dilakukan dalam menyinpan data dan agar tidak di bobol, yaitu sembunyikan tanggal lahir, jangan tampilkan.

Ini merupakan data pribadi yang sangat penting, yang sangat utama. Jangan pasang lokasi atau share lokasi, gunakan password yang sulit, dan jangan memposting kartu identitas.

Hapus pertemanan dengan orang yang tidak dikenal atau fake account. ciri-cirinya, yaitu tidak menggunakan profil atau tidak pernah memposting sesuatu. Jangan memposting aktivitas anak, dan jangan selalu memperlihatkan situasi pekerjaan.

Tujuan utama Kementerian Komunikasi dan Informatika menggelar webinar Literasi Digital ini karena diharapkan masyarakat Indonesia pada akhir tahun ini mencapai 10 juta orang terliterasi dan diharapkan meningkat menjadi 50 juta orang di tahun 2024 mendatang.

Literasi Digital yang mengakat tema besar Indonesia Makin Cakap Digital ini membahas 4 pilar utama Literasi Digital yakni, budaya bermedia (digital culture), aman bermedia (digital safety), etis bermedia (digital ethics) dan cakap bermedia digital (digital skills). [*]

Exit mobile version