Site icon WARTAEVENT.COM

CIX Summit 2024, Konferensi dan Ekshibisi Teknologi Imersif Pertama di Indonesia

WARTAEVENT.com – Jakarta. Connecting Immersive Experience (CIX) Summit 2024, Konferensi dan Ekshibisi Teknologi Imersif Pertama dan Terbesar di Indonesia, siap mengubah batas-batas teknologi imersif.

Digelar di Balai Sidang, Jakarta Convention Center mulai 22 hingga 24 Agustus 2024, CIX Summit 2024 akan menghadirkan pengalaman imersif menjelajah masa depan.

Baca Juga : Hadiri NTO’s Media Briefing ATF 2024 di Laos, Kemenparekraf Sampaikan Capaian Pariwisata Berkelanjutan di Indonesia

Sebagai pelopor dalam eksplorasi teknologi, CIX Summit 2024 hadir untuk menginspirasi inovasi dan membuka era baru pengalaman imersif.

Berdasarkan NextMSC, pasar kecerdasan buatan (AI) global diproyeksikan meningkat hingga USD 196,63 miliar pada tahun 2024, naik dari USD 142,32 miliar pada tahun 2022. Sementara Precedence Research memproyeksikan pertumbuhan pasar AI mencapai USD 1,85 triliun pada tahun 2030.

Baca Juga : Di AIS Forum 2023 Menparekraf Sebut: ‘Peta Jalan Dekarbonisasi Sektor Pariwisata’ untuk Pariwisata Berkualitas dan Berkelanjutan

Pemerintah Indonesia memperkirakan bahwa potensi ekonomi digital Indonesia pada tahun 2025 akan mencapai USD 146 miliar dan menjadi yang terbesar di Asia Tenggara, antara lain dipicu kebangkitan teknologi imersif yang didorong oleh beberapa faktor kunci.

Pertama, inisiatif pemerintah seperti program “Indonesia Digital 2025” yang menunjukkan dukungan kuat terhadap pengembangan teknologi mengingat potensinya bagi pertumbuhan ekonomi.

Baca Juga : KTT AIS Forum 2023: Menparekraf Proyeksikan Terjadi Perputaran Ekonomi Sebesar 2 Juta Dolar AS

Selain itu, terjadi lonjakan permintaan konsumen untuk pengalaman imersif, terutama dalam sektor permainan, hiburan, dan pendidikan, yang didorong oleh ketersediaan perangkat VR dan AR yang semakin mudah diakses.

Kedua, Indonesia memiliki infrastruktur teknologi yang kuat, termasuk penetrasi internet yang tinggi dan penggunaan smartphone yang luas, memberikan fondasi yang kokoh untuk kemajuan teknologi imersif. Faktor-faktor solid ini mendorong pasar teknologi imersif Indonesia ke depan.

Proyeksi dari IDC menunjukkan lintasan pertumbuhan yang signifikan, dengan tingkat pertumbuhan tahunan rata-rata (CAGR) yang diproyeksikan sebesar 30,4% dari tahun 2020 hingga 2025.

Baca Juga : Diikuti 133 Negara, World Tourism Network Summit 2023 Akan Gelorakan Sektor MICE di Bali

Pertumbuhan ini didukung oleh meningkatnya permintaan akan pengalaman imersif, ketersediaan konten yang lebih luas, dan infrastruktur teknologi yang kuat di Indonesia.

Rudi Hidayat, Founder & CEO V2 Indonesia menyampaikan, bersemangat untuk menjelajahi garis depan teknologi dan menyediakan platform bagi pemimpin industri, inovator, dan penggemar untuk berkumpul.

Baca Juga : Di ASEAN+ Youth Summit, Menparekraf Katakan Pemuda ASEAN Harus Berperan Ciptakan Lapangan Kerja

“Misi kami adalah untuk menunjukkan kemajuan terbaru dalam teknologi AI, teknologi imersif, transformasi digital, serta membuka era baru pengalaman imersif,” ungkap.

Lebih lanjut, Rudi Hidayat menekankan bahwa CIX Summit memiliki tujuan mendorong Indonesia ke garis terdepan inovasi teknologi, sebagai negara terbaik keempat di dunia pada tahun 2030. (*)

Exit mobile version