Wartaevent.com – Jakarta. Generasi milenial mengambil bagian paling besar sebagai pekerja kreatif. Data mencatat pada 2017 sumbangan devisa dari pekerja kreatif mencapai US$21,5 miliar, pemerintah memperkirakan pada 2018 ini kontribusinya akan meningkat menjadi US$22,6 miliar.
Sejalan dengan itu, tuntutan kebutuhan ruang kerja yang dapat mewadahi para pegiat startup, freelancer, dan millennials juga mulai meningkat. Coworking space atau ruang kerja bersama kini hadir sebagai solusi untuk menjawab kebutuhan para pekerja kreatif yang semakin beragam agar bekerja secara efektif dan efisien.
Hasil survey dailysocial.id dengan JakPat dari 1.617 responden pengguna smartphone di Pulau Jawa dan Bali menyatakan bahwa sebanyak 67% responden sudah mengenal coworking space. Sebanyak 82% mengatakan bahwa coworking space adalah tempat untuk bekerja dan 55% mempersepsikan sebagai ruang komunitas.
Sebanyak 90% responden mengatakan kini bekerja bisa dilakukan di coworking space, bekerja tidak hanya di gedung perkantoran saja. Sebagian besar individu atau startup yang memilih coworking space menjadi tempat kerjanya adalah pekerja yang bergerak di bidang kreatif atau digital.
Ada beberapa faktor penting yang dibutuhkan dalam menentukan coworking space. Mayoritas responden mengatakan bahwa lokasi adalah faktor terpenting, sedangkan beberapa faktor pendukung lainnya adalah fasilitas yang disediakan, biaya sewa dan lingkungan coworking space.
Rafi Rachmanzah Hiramsyah, Founder Kolega Coworking Space mengatakan, efektivitas, efisiensi, dan kecepatan menjadi fokus utama dalam dunia kerja. Dengan kondisi kemacetan tinggi di kota besar seperti kota Jakarta dan Bandung, coworking space menjadi pilihan yang mendukung hal tersebut sehingga tidak harus bertemu lagi satu sama lain di dalam kantor.
Dengan prinsip dan nilai tersebut, Kolega Coworking Space menyelenggarakan berbagai kegiatan untuk meningkatkan profesionalisme para milenials pekerja kreatif. Ke depannya diharapkan mampu memenuhi kebutuhan industri dan dapat bersaing dalam menggaet pasar di dalam maupun luar negeri.
“Untuk itu kami melakukan kolaborasi dengan para institusi yang telah established dan tenaga ahli terkait sehingga memungkinkan beberapa jenis pelatihan, workshop, pendampingan dan pembinaan diberikan tanpa beban biaya bagi para startups.” tambah Rafi.
Kolega Coworking Space (Kolega) didirikan pada tahun 2015. Dalam rentang waktu tiga tahun Kolega telah memiliki komunitas sekitar 8.000 orang dengan 800 anggota aktif. Dalam perkembangannya, saat ini Kolega sudah memiliki 9 cabang yang tersebar di Jakarta dan Bandung di lokasi-lokasi strategis, seperti di Equity Tower SCBD, Senopati, Tebet, Kuningan dan Kemang. [Fatkhurrohim]
BANDUNG, WARTAEVENT.com — Pengalaman menginap di hotel tidak selalu harus mengikuti ritme perjalanan yang serba cepat. Janévalla Bandung menawarkan pendekatan… Read More
JAKARTA, WARTAEVENT.com — Merayakan batik tidak selalu harus melalui busana. Di Novotel Jakarta Cikini, peringatan Hari Batik Nasional tahun ini… Read More
CIBUBUR, WARTAEVENT.com — Seni kontemporer kembali hadir di ruang publik Cibubur melalui Immanence, pameran tunggal seniman Yahya Rifandaru di ARTOTEL… Read More
JAKARTA, WARTAEVENT.com — Bursa pariwisata internasional TTC Travel Mart yang diselenggarakan oleh TTC Indonesia tahun ini kembali diselenggarakan. Kota Jakarta,… Read More
SENTUL, WARTAEVENT.com — Batik tidak lagi terbatas pada busana formal. Di Sentul City, warisan budaya Indonesia tersebut hadir dalam aktivitas… Read More
SENTUL, WARTAEVENT.com — Pengenalan batik kepada generasi muda tidak selalu harus berlangsung dalam ruang belajar formal. The Alana Hotel Sentul… Read More
Leave a Comment