Site icon WARTAEVENT.COM

Curhatan Bisa Jadi Cuan, Ini Caranya

WARTAEVENT.com – Lamongan. Kementerian Komunikasi dan Informatika RI (Kemkominfo RI) menyelenggarakan 1.251 kegiatan webinar Literasi Digital melalui aplikasi zoom dari bulan Mei hingga Desember 2021 mendatang.

Kegiatan Literasi Digital ini bertujuan untuk mendukung percepatan transformasi digital, peningkatan kapasitas, awareness, dan diseminasi pemanfaatan teknologi digital agar masyarakat dapat memanfaatkan internet dengan benar dan bertanggung jawab.

Penyelenggaraan Kegiatan webinar Literasi Digital di Jawa Timur I kali ini diselenggarakan di Kabupaten Lamongan pada hari ini Selasa (24/08/2021) dengan mendatangkan 4 narasumber yaitu Ir. Andre Parvian Aristio, S.Kom., M.Sc, Firdaus Rahman, A.Md.A, Ranny Afandi, SP, Rane Hafied dan Rizky Ardi Nugroho (KOL).

Pada acara kali ini, tema yang diangkat adalah “Menyalurkan Hobi di Platform Digital”. Dan diikuti oleh 686 peserta dari berbagai kalangan masyarakat.

Salah satu pertanyaan yang ditujukan kepada narasumber Ranny Afandi, SP adalah, bagaimana mengasah curhat menjadi tulisan yang menarik dan inspiratif.? 

Dan pada saat itu Ranny Afandi, SP langsung memberikan jawaban, masyarakat saat ini menginginkan sesuatu yang sesuai, sehingga curhatan yang mengandung nilai-nilai kehidupan bisa kita tuliskan. 

Caranya diakhir penulisan bisa diberikan solusi sehingga terlihat lebih menarik. Solusi itu bisa berupa masukan yang bisa mengubah cara pandang atau cara pikir seseorang dan dalam menulis hindari kalimat yang dapat menyalahkan orang lain.

Tujuan utama Kementerian Komunikasi dan Informatika menggelar webinar Literasi Digital ini karena diharapkan masyarakat Indonesia pada akhir tahun ini mencapai 10 juta orang terliterasi dan diharapkan meningkat menjadi 50 juta orang di tahun 2024 mendatang.

Literasi Digital yang mengakat tema besar Indonesia Makin Cakap Digital ini membahas 4 pilar utama Literasi Digital yakni, budaya bermedia (digital culture), aman bermedia (digital safety), etis bermedia (digital ethics) dan cakap bermedia digital (digital skills). [*]

Exit mobile version