WARTAEVENT.com – Surabaya. Kementerian Komunikasi dan Informatika RI (Kemkominfo RI) menyelenggarakan 1.251 kegiatan webinar Literasi Digital melalui aplikasi zoom dari bulan Mei hingga Desember 2021 mendatang.
Kegiatan Literasi Digital ini bertujuan untuk mendukung percepatan transformasi digital, peningkatan kapasitas, awareness, dan diseminasi pemanfaatan teknologi digital agar masyarakat dapat memanfaatkan internet dengan benar dan bertanggung jawab.
Penyelenggaraan Kegiatan webinar Literasi Digital di Jawa Timur I kali ini diselenggarakan di Kota Surabaya pada hari ini kamis (23/09/2021) dengan mendatangkan 4 narasumber yaitu Syifa Syarifah Alamiyah, Gilang Gusti Aji, Khelmy K Pribadi, Akhmad Firman Namal dan Rizky Ardi Nugroho.
Pada acara kali ini, tema yang diangkat adalah “Jaga Privasimu di Era Digital”. Dan diikuti oleh 255 peserta dari berbagai kalangan masyarakat.
Salah satu pertanyaan yang ditujukan kepada narasumber Akhmad Firman Namal adalah, apa yang kita lakukan setelah tahu data digunakan atau bocor.?
Dan pada saat itu Akhmad Firman Namal langsung memberikan jawaban, kalau data sudah bocor, kita tidak perlu panik. Karena kalau panik, malah emosi dan tidak bisa berpikir rasional.
Kalau ini ada hubungannya dengan perbankan, segera kontak ke bank dan amankan rekening kita. Jelaskan keadaan dan situasinya, minta blokir antisipasi transaksi gelap pakai data diri kita.
Jika nomer telp bocor, minta teman lain umumkan di media sosial, atau WAG kalau nomer kita dibajak. Biar teman-teman kita waspada kalau ada kontak pakai nomer kita, misal untuk pinjam uang.
Sosial media menawarkan fitur yang selalu menarik untuk berpeluang dimanfaatkan pihak lain. Stop sebaran data pribadi.
Tujuan utama Kementerian Komunikasi dan Informatika menggelar webinar Literasi Digital ini karena diharapkan masyarakat Indonesia pada akhir tahun ini mencapai 10 juta orang terliterasi dan diharapkan meningkat menjadi 50 juta orang di tahun 2024 mendatang.
Literasi Digital yang mengakat tema besar Indonesia Makin Cakap Digital ini membahas 4 pilar utama Literasi Digital yakni, budaya bermedia (digital culture), aman bermedia (digital safety), etis bermedia (digital ethics) dan cakap bermedia digital (digital skills). [*]