WARTAEVENT.com – Makassar. Desa Wisata Ramang Ramang yang berlokasi di Desa. Salenrang, Kec. Bontoa, Kab. Maros, Sulawesi Selatan, menjadi kunjungan terakhir Menteri Sandiaga Salahuddin Uno dari rangkaian perjalanan mempromosikan program Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) tersebut menjelaskan, Saat ini sudah 231 desa mendaftar di ADWI 2021 sejak dibuka pendaftarannya pada tanggal 22 Mei 2021 sampai dengan tanggal 16 Juli 2021 mendatang.
Baca Juga : Tahun 2020 Geopark Maros Pangkep Diharapkan Masuk UGG
Dilihat dari potensinya, Rammang Rammang ini harusnya masuk dalam destinasi wisata kelas dunia. Karena tidak semua tempat memilikinya. Saat ini kami istilahkan masih tidur dan tersembunyi.
“Adalah tugas kami membangunkannya dan mengungkap pesonanya agar warga dunia mengetahui nilai kelangkaannya, dan eksotisnya. Kami akan mengikutsertakannya dalam Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021,” ungkap Sandiaga Uno, hari ini Kamis (17/06/2021).
Rammang-Rammang bhanya berjarak 40 km dari Kota Makassar dan kurang lebih 10 km dari Ibu Kota Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan ini adalah gugusan karst atau pegunungan kapur.
Geopark Rammang Rammang
Di seluruh dunia hanya ada tiga lokasi yang memiliki bentangan karst yang cukup luas, salah satunya di Kabupaten Maros. Dua lainnya berada di China Selatan dan Vietnam, Gugusan karts Rammang Rammang ini adalah pegunungan kapur terluas kedua setelah China.
Komite Nasional Indonesia untuk UNESCO telah mengajukan secara resmi Geopark Nasional Maros-Pangkep sebagai kandidat Global Geopark Indonesia. Sebelumnya, Geopark Rammang Rammang telah ditetapkan sebagai Geopark Nasional pada November 2017.
Baca Juga : Menerabas Batas ke Kampung Suku Mandar
Keindahan alam Ramang Ramang menjadi salah satu kategori penilaian dalam Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2021. Kategori lainnya adalah homestay, konten kreatif, desa digital, kuliner, kerajinan tangan, dan CHSE.
Untuk menjadikan Rammang Rammang sebagai destinasi wisata kelas dunia, Menparekraf akan memotivasi warga agar mempertahankan kualitas homestay.
Baca Juga : ASEAN Sepakat Seragamkan Standar Kompetensi Tenaga Profesional Pariwisata
Kemudian, pihaknya mengeksposnya melalui platform digital oleh para konten kreator sekelas Atta Halilintar dan Thariq Halilintar yang memiliki jutaan subscriber. [*]
- Penulis & Editor : Fatkhurrohim