Site icon WARTAEVENT.COM

Di Dunia Digital Indonesia Terkenal Intoleransi, Ini Penyebabnya

WARTAEVENT.com – Probolinggo. Kementerian Komunikasi dan Informatika RI (Kemkominfo RI) menyelenggarakan 1.251 kegiatan webinar Literasi Digital melalui aplikasi zoom dari bulan Mei hingga Desember 2021 mendatang.

Kegiatan Literasi Digital ini bertujuan untuk mendukung percepatan transformasi digital, peningkatan kapasitas, awareness, dan diseminasi pemanfaatan teknologi digital agar masyarakat dapat memanfaatkan internet dengan benar dan bertanggung jawab.

Penyelenggaraan Kegiatan webinar Literasi Digital di Jawa Timur I kali ini diselenggarakan di Kabupaten Probolinggo pada hari ini Jum’at (13/08/2021) dengan mendatangkan 4 narasumber yaitu AKP Retno Utami, SH, Patria Yusak, Mira N Sahid, S.Pd, Rane Hafied  dan KH. Hafidzul Hakiem Noer (KOL).

Pada acara kali ini, tema yang diangkat adalah “Yuk Cegah Cyberbullying”. Dan diikuti oleh 353 peserta dari berbagai kalangan masyarakat.

Salah satu pertanyaan yang ditujukan kepada narasumber Pdt. Patria Yusak adalah, Indonesia dikenal negera lain akan keramahannya. Tetapi pada realitanya netizen Indonesia memiliki peringkat toleransi yang sangat rendah,.

Bagaiamana cara kita menghadapi tantangan di era saat ini untuk menjadikan netizen Indonesia yang bijak dalam menyikapi perbedaan yang ada di negara kita?. 

Dan pada saat itu Pdt. Patria Yusak langsung memberikan jawaban, menurut ukuran di dalam negeri, tingkat toleransi warga yang cukup baik. Tentang kenyataannya berbeda, ini masih menjadi tantangan. 

Sebab didorong hasrat untuk memviralkan sebuah berita (unggahan). Cara kita merespon tentu tetap pada koridor sopan-santun dan etika yang berlaku di masyarakat. Berpedoman pada nilai-nilai agama, Pancasila dalam membahas isu-isu wawasan kebangsaan.

Tujuan utama Kementerian Komunikasi dan Informatika menggelar webinar Literasi Digital ini karena diharapkan masyarakat Indonesia pada akhir tahun ini mencapai 10 juta orang terliterasi dan diharapkan meningkat menjadi 50 juta orang di tahun 2024 mendatang.

Literasi Digital yang mengakat tema besar Indonesia Makin Cakap Digital ini membahas 4 pilar utama Literasi Digital yakni, budaya bermedia (digital culture), aman bermedia (digital safety), etis bermedia (digital ethics) dan cakap bermedia digital (digital skills). [*]

Exit mobile version