Site icon WARTAEVENT.COM

Diperlukan Edukasi Agar Tidak Mudah Terkena Hoax dan Clickbait

WARTAEVENT.com – Surabaya. Kementerian Komunikasi dan Informatika RI (Kemkominfo RI) menyelenggarakan 1.251 kegiatan webinar Literasi Digital melalui aplikasi zoom dari bulan Mei hingga Desember 2021 mendatang.

Kegiatan Literasi Digital ini bertujuan untuk mendukung percepatan transformasi digital, peningkatan kapasitas, awareness, dan diseminasi pemanfaatan teknologi digital agar masyarakat dapat memanfaatkan internet dengan benar dan bertanggung jawab.

Penyelenggaraan Kegiatan webinar Literasi Digital di Jawa Timur I kali ini diselenggarakan di Kota Surabaya pada hari ini Sabtu (14/08/2021) dengan mendatangkan 4 narasumber yaitu Rezha Sahhilny Amran, Dr. Lilik Hamidah, M.Si, Khelmy K. Pribadi, M. Si, Fajar Anas, S.Kom, M.Kom dan key opinion leader Khusnul Prasetyo, S.A.

Pada acara kali ini, tema yang diangkat adalah “Strategi Menangkal Hoax”. Dan diikuti oleh 543 peserta dari berbagai kalangan masyarakat. 

Salah satu pertanyaan yang ditujukan kepada narasumber Khusnul Prasetyo, S.A adalah, apakah baik atau kurang baik mengenai kebiasaan media membuat judul konten yg clickbait agar menarik, padahal judul dan isi bisa berbeda. 

Mengingat buruknya orang kita yg malas membaca dan crosscek informasi sehingga mudah terkena hoax. Apakah kebiasaan media2 ini perlu kita kritik? Atau dbiarkan saja, bagaimana menurut Mas Khusnul?. 

Dan pada saat itu Khusnul Prasetyo, S.A langsung memberikan jawaban Kita bisa melakukan protes apabila sudah terlalu parah, kemudian ini bisa sebagai sarana pembelajaran. Kita juga perlu melakukan edukasi lebih supaya tidak mudah terkena hoax dan clickbait.

Tujuan utama Kementerian Komunikasi dan Informatika menggelar webinar Literasi Digital ini karena diharapkan masyarakat Indonesia pada akhir tahun ini mencapai 10 juta orang terliterasi dan diharapkan meningkat menjadi 50 juta orang di tahun 2024 mendatang.

Literasi Digital yang mengakat tema besar Indonesia Makin Cakap Digital ini membahas 4 pilar utama Literasi Digital yakni, budaya bermedia (digital culture), aman bermedia (digital safety), etis bermedia (digital ethics) dan cakap bermedia digital (digital skills). [*]

Exit mobile version