WARTAEVENT.com – Malang. Kementerian Komunikasi dan Informatika RI (Kemkominfo RI) menyelenggarakan 1.251 kegiatan webinar Literasi Digital melalui aplikasi zoom dari bulan Mei hingga Desember 2021 mendatang.
Kegiatan Literasi Digital ini bertujuan untuk mendukung percepatan transformasi digital, peningkatan kapasitas, awareness, dan diseminasi pemanfaatan teknologi digital agar masyarakat dapat memanfaatkan internet dengan benar dan bertanggung jawab.
Penyelenggaraan Kegiatan webinar Literasi Digital di Jawa Timur I kali ini diselenggarakan di Kabupaten Malang pada hari ini Selasa (21/09/2021) dengan mendatangkan 4 narasumber yaitu Chusnus Tsuroyya, S.H., Sawitri Wulansari S.Psi, MM., Oktora Irahadi, Bagaskoro, S.Kom., MM., dan Jeanny Julia.
Pada acara kali ini, tema yang diangkat adalah “Pentingnya Privasi Data”. Dan diikuti oleh 1.295 peserta dari berbagai kalangan masyarakat.
Salah satu pertanyaan yang ditujukan kepada narasumber Chusnus Tsuroyya adalah, bagaimana doxing juga pernah dilakukan oleh selebgram untuk mencari hatersnya, apakah doxing ini boleh digunakan dengan tujuan tertentu atau doxing itu hal yang ilegal?
Apakah ada UU yang membahas soal doxing? dan bagaimana kita tau bahwa data kita bocor dan diperjual belikanatau dipergunakan hal yang tidak baik? Lalu ada web atau aplikasi tertentu untuk mencari tau jika data kita kebocoran.?
Dan pada saat itu Chusnus Tsuroyya langsung memberikan jawaban, untuk doxing sendiri juga merupakan tindakan illegal karena dia menyebarkan informasi pribadi dari orang lain. Untuk tujuan apapun sebenarnya doxing merupakan tindakan yang tidak baik.
Untuk peraturan perundang udangan di Indonesia tentang transaksi elektronik disini hanya ada satu yaitu UU ITE namun UU ITE hanya mengacu pada beberapa tindak pidana saja. Bentuk kegiatan illegal ini semua bisa dilaporkan.
Tujuan utama Kementerian Komunikasi dan Informatika menggelar webinar Literasi Digital ini karena diharapkan masyarakat Indonesia pada akhir tahun ini mencapai 10 juta orang terliterasi dan diharapkan meningkat menjadi 50 juta orang di tahun 2024 mendatang.
Literasi Digital yang mengakat tema besar Indonesia Makin Cakap Digital ini membahas 4 pilar utama Literasi Digital yakni, budaya bermedia (digital culture), aman bermedia (digital safety), etis bermedia (digital ethics) dan cakap bermedia digital (digital skills). [*]