Wartaevent.com, Jakarta- Kerap aktif di forum forum diskusi seni dan budaya sejak kuliah, politisi Dheyna Hasiholan berinisiatif membuat Kedai Kopi # Teman Dylan. Rencananya tempat ini sebagai sarana berkumpulnya para pegiat seni di sekitar Purbalingga, Kebumen dan Banjarnegara. Lelaki yang kerap disapa sebagai Dylan berharap kedai kopinya ini bisa menjadi media komunikasi bagi pegiat seni di tiga daerah tersebut.
Ide dan gagasan Dylan soal # Teman Dylan dilatarbelangi karier sewaktu kuliah aktif di berbagai organisasi mahasiswa di UI. Seperti Senat Mahasiswa, Koperasi Mahasiswa, Resimen Mahasiswa dan Persatuan Mahasiswa Islam Indonesia. Setelah lulus, Dylan kemudian aktif di ormas Poros Indonesia dan PP GP Ansor, kemudian dilanjutkan aktif di dunia politik dengan di PDI, PDIP, PNBK kemudian menjadi Tim Nasional Kampanye PKB, hingga kemudian menjabat Wakil Sekjen PKNU.
Dylan seorang politisi yang juga aktif di dunia teater sejak masih kuliah maka tak mengherankan jika perhatiannya akan dunia teater sangat besar. Dylan banyak menghabiskan waktu di tempat-tempat berkumpulnya para pegiat seni.
“#Teman Dylan adalah suatu tawaran solusi sebagai wujud dari memulai mewadahi gerak kreasi dan kreativitas pemuda (kelompok milenial) dalam berbagai bidang seperti seni-budaya. #Teman Dylan bukan sekedar icon kedekatan hubungan personal orang per orang semata, tetapi ini juga adalah kolabarasi ide kreasi & kreativitas lintas latar belakang untuk mengakselarasi pemberdayaan potensi masyarakat dari berbagai komunitas, seperti komunitas seni budaya,” ujar Dylan di temu dengan media di Ground 57, Hang Likeu, Kebayoran Baru, Jum’at (26/10/2018)
#Teman Dylan adalah embrio berbasis kearifan lokal. Sekaligus menginspirasi kolaborasi antar komunitas di level yang lebih luas. Teman Dylan diharapkan menjadi motor kemajuan seni budaya di Banjarnegara, Kebumen dan Purbalingga.
Dylan seorang politisi yang juga aktif di dunia teater sejak masih kuliah maka tak mengherankan jika perhatiannya akan dunia teater sangat besar. Dylan banyak menghabiskan waktu di tempat-tempat berkumpulnya para pegiat seni.
BANDUNG, WARTAEVENT.com — Pengalaman menginap di hotel tidak selalu harus mengikuti ritme perjalanan yang serba cepat. Janévalla Bandung menawarkan pendekatan… Read More
JAKARTA, WARTAEVENT.com — Merayakan batik tidak selalu harus melalui busana. Di Novotel Jakarta Cikini, peringatan Hari Batik Nasional tahun ini… Read More
CIBUBUR, WARTAEVENT.com — Seni kontemporer kembali hadir di ruang publik Cibubur melalui Immanence, pameran tunggal seniman Yahya Rifandaru di ARTOTEL… Read More
JAKARTA, WARTAEVENT.com — Bursa pariwisata internasional TTC Travel Mart yang diselenggarakan oleh TTC Indonesia tahun ini kembali diselenggarakan. Kota Jakarta,… Read More
SENTUL, WARTAEVENT.com — Batik tidak lagi terbatas pada busana formal. Di Sentul City, warisan budaya Indonesia tersebut hadir dalam aktivitas… Read More
SENTUL, WARTAEVENT.com — Pengenalan batik kepada generasi muda tidak selalu harus berlangsung dalam ruang belajar formal. The Alana Hotel Sentul… Read More
Leave a Comment