Site icon WARTAEVENT.COM

Ekspresi di Media Sosial Kebablasan, Jadilah Netizen Cerdas

WARTAEVENT.com – Gresik. Kementerian Komunikasi dan Informatika RI (Kemkominfo RI) menyelenggarakan 1.251 kegiatan webinar Literasi Digital melalui aplikasi zoom dari bulan Mei hingga Desember 2021 mendatang.

Kegiatan Literasi Digital ini bertujuan untuk mendukung percepatan transformasi digital, peningkatan kapasitas, awareness, dan diseminasi pemanfaatan teknologi digital agar masyarakat dapat memanfaatkan internet dengan benar dan bertanggung jawab.

Penyelenggaraan Kegiatan webinar Literasi Digital di Jawa Timur I kali ini diselenggarakan di Kabupaten Gresik pada hari ini Kamis (05/08/2021) dengan mendatangkan 4 narasumber yaitu Ir. Andre Parvian Aristio, S.Kom., M.Sc, Chusnur Ismiati, S.H, M.M, Lintang Ratri Rahmiaji, Tio Utomo dan Etty Ariaty Soraya, Sos, Mci (KOL).

Pada acara kali ini, tema yang diangkat adalah “Bebas Berekpresi di Dunia Digital”. Dan diikuti oleh 802 peserta dari berbagai kalangan masyarakat.

Salah satu pertanyaan yang ditujukan kepada narasumber Ir. Andre Parvian Aristio, S.Kom., M.Sc adalah, bagaimana cara mengukur kebebasan berekspresi agar tidak kebablasan dan mengetahui kebatasannya?

Dan pada saat itu Ir. Andre Parvian Aristio, S.Kom., M.Sc langsung memberikan jawaban, yang dinamakan kebebasan berekspresi selama tidak melanggar hak-hak orang lain dan tidak melanggar hukum masih sah-sah saja. 

Sehingga batasannya hanyalah hak orang lain dan hukum yang mengatur. Dalam penyampaian pendapat kita harus mengetahui waktu dan tempatnya terlebih dahulu, pastikan apakah semua keadaan sudah tepat untuk mengutarakan pendapat atau tidak.

Sebab, apabila salah wadah atau tempat atau waktu bisa saja pendapat kita menyinggung orang dan dapat terjadi hal-hal buruk. Pikirkan kembali sebelum kita ingin membagikan sesuatu dan pahami konteksnya.

Menjadi orang positif adalah pilihan, tetapi menjadi netizen yang cerdas adalah kewajiban. 

Tujuan utama Kementerian Komunikasi dan Informatika menggelar webinar Literasi Digital ini karena diharapkan masyarakat Indonesia pada akhir tahun ini mencapai 10 juta orang terliterasi dan diharapkan meningkat menjadi 50 juta orang di tahun 2024 mendatang.

Literasi Digital yang mengakat tema besar Indonesia Makin Cakap Digital ini membahas 4 pilar utama Literasi Digital yakni, budaya bermedia (digital culture), aman bermedia (digital safety), etis bermedia (digital ethics) dan cakap bermedia digital (digital skills). [*]

Exit mobile version