WARTAEVENT.com – Surakarta. Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Wamenparekraf Angela Tanoesoedibjo membuka pagelaran mahakarya seni pertunjukan “Solo International Performing Arts (SIPA) 2023” di Benteng Vastenburg, Solo, Jawa Tengah, Kamis (31/08/2023) malam.
Event tersebut sebagai upaya mempromosikan pariwisata melalui budaya sebagai daya tarik wisata dan juga memperkuat posisi Kota Solo sebagai salah satu pusat seni budaya, khususnya seni pertunjukan di tanah air.
Baca Juga : Didukung Penuh Kemenparekraf, Ini yang Menarik dari Penyelenggaraan Event Tlilir Art and Culture Festival
“Ini suatu bentuk event yang menurut saya sangat menyenangkan. Ada pertukaran budaya di dalamnya. Karena biasanya kita lakukan di dalam gedung, kali ini di luar ruangan. Saya berharap event-event seperti ini lebih sering untuk diadakan,” ujarnya.
SIPA adalah pergelaran seni bertaraf internasional yang menampilkan penari, pemusik, dan pemain teater dari Indonesia dan mancanegara. Tahun ini SIPA diikuti oleh tujuh delegasi dari sejumlah negara yakni Malaysia, Korea Selatan, Jepang, Lithuania, Singapura, dan Taiwan. Dengan total 291 seniman dan official.
Penampilan pertama dibawakan oleh maskot SIPA 2023 yaitu Wirastuti Susilaningtyas yang berkolaborasi dengan Semarak Candrakirana Art Center.
Kehadiran SIPA 2023 menjadi event ke-15 sejak kali pertama diselenggarakan pada 2009. Tentu kesuksesan SIPA tidak lepas dari peranan komunitas SIPA, Pemerintah Kota Surakarta, Semarak Sanggar Candrakirana Art Center dan sejumlah stakeholder terkait.
Baca Juga : Menparekraf Dukung Penyelenggaraan ‘1st Tlilir Art & Culture Festival’ di Kabupaten Temanggung
Kemenparekraf/Baparekraf sendiri telah menjalin kolaborasi dengan SIPA sejak 2011. SIPA tercatat sudah masuk ke dalam 100 Kalender Event dan Kharisma Event Nusantara (KEN). Sementara untuk tahun 2023 SIPA sudah masuk dalam kategori event bertaraf internasional.
SIPA 2023 yang berlangsung selama tiga hari mulai 31 Agustus hingga 2 September 2023 tidak hanya menjadi ruang seni bagi seniman dari dalam dan luar negeri. Tapi turut dimeriahkan dengan SIPA Urban Market, yakni beberapa pameran dari komunitas di Solo dan bazar UMKM. [*]
BANDUNG, WARTAEVENT.com — Pengalaman menginap di hotel tidak selalu harus mengikuti ritme perjalanan yang serba cepat. Janévalla Bandung menawarkan pendekatan… Read More
JAKARTA, WARTAEVENT.com — Merayakan batik tidak selalu harus melalui busana. Di Novotel Jakarta Cikini, peringatan Hari Batik Nasional tahun ini… Read More
CIBUBUR, WARTAEVENT.com — Seni kontemporer kembali hadir di ruang publik Cibubur melalui Immanence, pameran tunggal seniman Yahya Rifandaru di ARTOTEL… Read More
JAKARTA, WARTAEVENT.com — Bursa pariwisata internasional TTC Travel Mart yang diselenggarakan oleh TTC Indonesia tahun ini kembali diselenggarakan. Kota Jakarta,… Read More
SENTUL, WARTAEVENT.com — Batik tidak lagi terbatas pada busana formal. Di Sentul City, warisan budaya Indonesia tersebut hadir dalam aktivitas… Read More
SENTUL, WARTAEVENT.com — Pengenalan batik kepada generasi muda tidak selalu harus berlangsung dalam ruang belajar formal. The Alana Hotel Sentul… Read More
Leave a Comment