Wartaevent.com, Jakarta- Ditengah kelesuan industri perhotelan dampak Pandemi Corona Covid 19, masih ada opportunity untuk bertahan. Seperti dilakukan Grand Sahid Jaya Hotel yang bekerjasama dengan Kemenparekraf sediakan akomodasi tenaga Medis Rumah Sakit Pelni. Rumah Sakit yang ditunjuk sebagai rumah sakit rujukan penanganan pasien COVID-19.
Saat meninjau kesiapan Grand Sahid Hotel, Menparekraf Wishnutama memaparkan, Kemenparekraf terus berupaya memfasilitasi kebutuhan tenaga kesehatan, dengan menggandeng industri pariwisata masa darurat pandemi COVID-19.
“Kita terus bahu-membahu menyediakan fasilitas dan akomodasi ini. Namun dengan kesiapan dan persyaratan yang harus dipenuhi pihak hotel,” kata Wishnutama.
Soal Anggaran, Kemenparekraf telah melakukan realokasi anggaran Rp 500 miliar. Diantaranya untuk menyediakan akomodasi dan transportasi tenaga kesehatan. Namun ini disesuaikan dengan permintaan kebutuhan dari rumah sakit.
“Hingga saat ini terdapat 1.725 tenaga kesehatan di Jakarta yang telah terfasilitasi. Kerja sama ini juga sebagai bentuk dukungan Kemenparekraf terhadap industri pariwisata yakni perhotelan termasuk staf dan pekerja di dalamnya,” katanya.
Sementara Presiden Komisaris PT Hotel Sahid Jaya International Tbk, Hariyadi Sukamdani menjelaskan, dalam kerja sama ini disiapkan 220 kamar. 60 kamar digunakan untuk 100 tenaga kesehatan dari Rumah Sakit Pelni. Selain akomodasi, juga disiapkan makan tiga kali sehari dan fasilitas laundry.
Hariyadi memastikan pihaknya menjalankan Standard Operational Procedure (SOP) yang berkaitan dengan pelayanan tamu sebagaimana yang ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan terkait penanganan COVID-19.
Seluruh tenaga medis yang menginap dan para karyawan hotel akan melewati beberapa protokol kesehatan seperti cek suhu badan dan pemakaian alat pelindung diri sebagai bentuk tahapan wajib dalam mengantisipasi penularan COVID-19.
“Pihak hotel melaksanakan SOP khusus dalam menjalankan tugas sehari-harinya, baik di bagian yang bertemu langsung atau tidak langsung dengan seluruh tenaga medis, misalnya SOP di housekeeping dari prosedur sanitasi, frekuensi pembersihan, hingga pemberian ekstra amenities,” kata Hariyadi Sukamdani saat menemani Wishnutama meninjau Grand Sahid Hotel, Jakarta, 17/4/2020. (*)
JAKARTA, WARTAEVENT.com — Cara pemerintah kota memperkenalkan potensi daerah kepada investor mulai bergerak ke ruang digital yang lebih visual. Asosiasi… Read More
JAKARTA, WARTAEVENT.com — Setelah seharian berhadapan dengan ritme Jakarta yang padat, malam menjadi waktu untuk memperlambat langkah. Memanfaatkan momen tersebut,… Read More
JAKARTA, WARTAEVENT.com — Momentum bulan kemerdekaan dimanfaatkan ARTOTEL Casa Hangtuah untuk mengajak masyarakat memaknai kebersamaan melalui aksi sosial. Hotel ini… Read More
LABUAN BAJO, WARTAEVENT.com — Meruorah Komodo Labuan Bajo meraih penghargaan “Trip.Best Premium Hotel 2026” dari Trip.com. Pengakuan ini menempatkan hotel… Read More
JAKARTA, WARTAEVENT.com — Perayaan HUT ke-81 Republik Indonesia di Jakarta tidak selalu hadir lewat seremoni. THE 1O1 Jakarta Sedayu Darmawangsa… Read More
BANDUNG, WARTAEVENT.com — Perayaan ulang tahun ke-8 de Braga by ARTOTEL tidak hanya berlangsung melalui seremoni. Hotel tersebut memilih menandai… Read More
Leave a Comment