
WARTAEVENT.com – Jakarta. PT. Red Planet Indonesia Tbk, mencatatkan pendapatan usaha sebesar Rp47,27 miliar, atau terjadi peningkatan sekitar 11,41 persen dibandingkan tahun 2020 lalu yang membuka hanya Rp42,43 miliar.
Hal ini diungkapkan oleh Nancy Nataleo, Corporate Secretary Red Planet Indonesia Tbk dalam public expose yang digelar pada (27/07/2022) di Jakarta.
Baca Juga : RUPS Red Planet Indonesia : Selama Pandemi Pendapatan Usaha Menurun Rp25,74 miliar
Red Planet Indonesia yang telah terdaftar di Bursa Efek Indonesia sejak tahun 2014 dengan kode PSKT.JK ini, Pada tahun 2021, jumlah penjualan kamar di Red Planet Indonesia meningkat 12,27 persen dibandingkan tahun 2020.
Peningkatan pendapatan tersebut disebabkan oleh kenaikan jumlah pendapatan kamar yang didukung oleh berangsur pulihnya kegiatan ekonomi dan bisnis di Indonesia disertai dengan gencarnya program vaksinasi Covid-19 bagi masyarakat.
Baca Juga : Di Era Penuh Tantangan, Red Planet Indonesia Laporkan Buku Tahunan Perseroan 2019
Ditambahkan oleh Nancy, faktor lain terjadinya peningkata pendapatan usaha tersebut juga dikarenakan Red Planet Indonesia mampu melakukan sejumlah efisiensi di masa pandemi.
“Kami melakukan efisiensi di berbagai bidang, misalnya di housekeeping kami memaksimalkan orang dan menyesuaikan dengan tingkat hunian. Begitu juga untuk keamanan. Kami juga mencari supplier vendor hotel yang lebih murah,” ujar Nancy.
Baca Juga : Red Planets Indonesia, Hotel Pertama di Indonesia yang Menjadi Kadin Net-Zero Hub
Efisiensi yang tak kalah penting juga dilakukan dalam hal penghematan energi. “Beberapa lantai kita closed. Jadi kita fokus di lantai-lantai yang kita jual saja,” rinci Nancy.
Seiring meningkatnya pendapatan usaha dan efisiensi pengelolaan beban langsung, laba kotor Red Planet Indonesia mengalami peningkatan sebesar 16,01 persen atau setara Rp3,39 miliar dari Rp21,15 miliar pada tahun 2020 menjadi Rp24,54 miliar pada tahun 2021.
Red Planet Indonesia mengaku mencatat rugi sebelum pajak sebesar Rp11,50 miliar, menurun 49,91 persen atau setara Rp11,46 miliar dibanding tahun 2020 sebesar Rp22,96 miliar. Penurunan tersebut dikontribusikan oleh penurunan rugi operasi sebesar Rp12,03 miliar atau 54,48 persen.
Baca Juga : Red Planet Hotel Indonesia Kampanyekan #taketrashchallange
Sementara itu Suwito, Direktur Utama Red Planet Indonesia menambahkan, untuk ke depannya Red Planet Indonesia belum ada rencana untuk membangun hotel baru. Pasalnya, ketujuh hotel yang saat ini beroperasi di Indonesia dimiliki dan dikelola oleh Red Planet Indonesia.
“Saat ini kami menerapkan strategi bisnis di antaranya adalah lebih memilih membeli hotel daripada membangun hotel untuk portofolio bisnis. Selain itu kami akan berusaha mengakuisisi pemilik hotel dari para pemegang saham,” terangnya.
Baca Juga : Red Planet Hiroshima Menjadi Hotel ke-6 di Jepang
Dirut Suwito pun menegaskan, pihaknya akan mengembangkan bisnis MICE—utamanya Meeting. “Kami akan menambah beberapa ruang meeting di Red Planet Pasar Baru dan yang ada di Pekanbaru. Mengingat pangsa pasar MICE di dua wilayah ini kebutuhannya sangat besar.” Pungkasnya.
Saat ini Red Planet Indonesia telah memiliki tujuh hotel di Indonesia, yaitu di Pekanbaru, Palembang, Bekasi, Jakarta Pasar Baru, Solo, Surabaya, dan Makassar. Total kamar yang dimiliki adalah 1.053 kamar. [*]
- Editor : Fatkhurrohim