Categories: Travel

Gunung Malabar Penghasil Kopi Arabika Terbaik Didunia

Warta Event, Bandung– Setelah dinyatakan menang dalam kompetisi kopi tingkat dunia, Maret lalu. Kini kopi dari gunung Malabar banyak diburu masyarakat dan para penikmat kopi asli Indonesia. Kopi ini termasuk bernilai tinggi, harganya bisa mencapai ratusan ribu perkilo. Kopi Malabar merupakan salah satu komoditas kebanggaan Indonesia.

Malabar terletak di kecamatan Bandung Selatan provinsi Jawa Barat Indonesia. Terdapat gunung Malabar yang sudah banyak dikenal oleh masyarakat. Wilayah Malabar di Pangalengan Kabupaten Bandung memiliki ketinggian 1400 1800 m dpl, suhu udara yang sejuk yaitu kisaran 15-21 C. Semakin tinggi lokasi tempat penanaman pohon kopi, maka semakin jarang buah kopi yang ditemukan atau dihasilkan.

Jarak tempuh dengan kendaraan roda 4 dari Bandung kota menuju Malabar, Bandung Selatan cukup singkat, sekitar 1,5 – 2 jam. Sejak jaman penjajahan Belanda hingga kini Malabar menjadi salah satu objek Wisata yang menarik dikunjungi. Ditempat ini wisatawan dapat menikmati sejuknya perkebunan teh.

Secara spesifik Kopi Malabar sangatlah unik. Mulai dari cara mengolah tanaman kopi hingga menyajikannya perlu mendapatkan perhatian khusus. Sedangkan untuk mendapatkan kulitas kopi terbaik kita tidak bisa sembarangan memetik buah kopi. Buah kopi yang sudah bisa dipetik haruslah berwarna kemerahan, dan yang terpenting buah kopi yang dipetik tanpa harus mencabut tunasnya. Karena tangkai tunas kopi tersebut dapat menghasilkan buah lagi di tahun berikutnya.

Sedangkan yang dapat mempengaruhi pertumbuhan untuk tanaman pohon kopi adalah pemberian pupuk tanaman yang cukup dan pas, dan disekitara pohon kopi terdapat pohon untuk perlindungan atau yang dikenal dengan tanaman yang bisa sebagai pohon penaungan dari sinar matahari. Karena tanaman kopi hanya bisa terkena sinar  4O % dari sinar matahari.

Kopi Malabar berjenis kopi arabika, ia memiliki karakteristik rasa Kekentalan dan keasaman medium ke atas. Citarasa-nya dominan cokelat dengan rasa akhir rempah, bahkan terkadang ada rasa sedikit manis.

Teguh S Gembur

Leave a Comment

Recent Posts

Via.com dan Etihad Dorong Agen Travel Ikuti Tren Wisata

JAKARTA, WARTAEVENT.com — Perubahan selera wisatawan Indonesia membuat bisnis agen perjalanan tidak lagi cukup mengandalkan penjualan tiket pesawat. Pelaku usaha… Read More

3 hours ago

Yogyakarta Menemukan Wajah Baru Wellness Berbasis Budaya

YOGYAKARTA — Ada banyak cara untuk beristirahat. Sebagian orang memilih spa, yoga, atau sekadar menghabiskan waktu di hotel yang tenang.… Read More

5 hours ago

BOCA Lapak Hadirkan Thrifting dan Komunitas di Jakarta

JAKARTA, WARTAEVENT.com — Tren fesyen berkelanjutan semakin menemukan ruangnya di tengah gaya hidup masyarakat urban. Salah satunya melalui BOCA Lapak,… Read More

2 days ago

By the River Film Festival Vol. 3 Hubungkan Film dan Komunitas

TANGERANG, WARTAEVENT.com – Film tak hanya berhenti sebagai tontonan di layar. Di PIK 2, film menjadi pintu masuk untuk mempertemukan… Read More

2 days ago

Seniman Akbar Linggaprana Suarakan Krisis Lingkungan Lewat Pameran Seni di TIM Jakarta

JAKARTA, WARTAEVENT.com — Kegelisahan terhadap kerusakan lingkungan dan ancaman bencana alam menjadi pesan yang semakin kuat dalam karya seni rupa.… Read More

2 days ago

Rilis Belum Standar Media, HAM Gelar Pelatihan Jurnalistik dan Fotografi

JAKARTA, WARTAEVENT.com — Lebih dari 80 persen siaran berita yang dikirim praktisi public relations (PR) industri hotel, restoran, dan kafe… Read More

2 days ago