Site icon WARTAEVENT.COM

Hadiri Undangan PBB di New York, Menparekraf Sandiaga Uno Bahas Ini

WARTAEVENT.com – Boston. Pascapandemi, pariwisata Indonesia semakin memperkuat posisinya sebgai destinasi wisata yang peduli akan isu perubahan iklim, mengangkat kesejahteraan dan tujuan pembangunan berkelanjutan.

Hal ini disampaikan oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno saat menghadiri undangan PBB untuk berbicara pada high level meeting “UN General Assembly Sustainability Week” di New York, Amerika Serikat.

Baca Juga : Libur Lebaran: Pengeluaran Wisatawan Per Orang Sebesar Rp2,3 Juta, Jawa Masih Favorit

Kehadiran Kemenparekraf dalam forum ini untuk mentransformasikan menuju pariwisata berkualitas dan berkelanjutan, serta fokus terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat dengan beberapa produk pariwisata seperti desa wisata juga eco tourism.

“Indonesia saat ini menjadi acuan dalam hal transformasi pariwisata pascapandemi. Dimana Indonesia menunjukkan keberpihakan terhadap pariwisata regeneratif dan pariwisata yang bisa membantu mengurangi emisi karbon,” terang Menparekraf di Markas PBB, New York, Amerika Serikat dalam keterangan tertulisnya Sabtu, (21/4/2021).

Baca Juga : Pengembangan Destinasi Bakauheni Harbour City Oleh ASDP Mendapat Apresiasi Kemenparekraf

Wujud konkretnya melalui sejumlah upaya yang telah dilakukan seperti offset emisi karbon, penanaman hutan mangrove di beberapa destinasi wisata, restorasi terumbu karang, serta kegiatan penanganan isu sampah, food loss dan food waste.

Selain itu juga kehadiran program desa wisata yang memberdayakan masyarakat lokal dengan kearifan adat istiadat setempat. Sehingga menampilkan pariwisata sebagai sektor yang memiliki peluang sangat luas dalam menciptakan lapangan kerja yang berkualitas.

“Dan kita perlu sandingkan dengan ekonomi kreatif baik dari segi produk dan jasa yang bisa mengangkat posisi Indonesia dalam transformasi menuju ekonomi digital,” ujar Sandiaga.

Baca Juga : Musim Libur Lebaran Tahun Ini Menggairahkan Wisatawan dan Industri

Menparekraf Sandiaga mengungkapkan keinginannya untuk menampilkan wajah destinasi Indonesia sebagai destinasi yang dekat dengan alam, budaya, namun penuh petualangan. Sehingga bukan hanya destinasi yang fokus kepada sun, sea, dan sand, tapi juga yang memiliki kemampuan untuk menarik wisatawan berdasarkan dari serenity, spirituality, dan sustainability.

“Kami meyakini Indonesia memiliki destinasi wisata yang unik, menarik, bukan hanya di Bali, tapi juga lima Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) yang sedang kami bangun secara totalitas,” pungkas Menparekraf Sandiaga Uno.

Baca Juga : Berikut Strategi, Paket dan Program Kemenparekraf Sambut Libur Lebaran

Selain Bali dan lima DPSP, adapula IKN yang akan menjadi destinasi wisata baru yang sedang dalam tahap pembangunan secara masif. Pembangunan IKN mengedepankan interkonektivitas berbasis kelestarian alam. Salah satunya infrastruktur yang tidak menggunakan energi fosil. (*)

Exit mobile version