HAM Meet CEO: Transformasi Hospitality Indonesia Hadapi Tekanan dan Peluang Baru
Sementara itu, Founder dan CEO MORA Group, Andhy Irawan, menilai Indonesia tetap menjadi pasar yang menarik bagi investor asing. Namun, ia mengkritik pemerintah yang dinilai belum menghadirkan kebijakan konkret.
“Pemerintah seharusnya menjadi leader orkestra, bukan ikut bermain. Industri membutuhkan aksi nyata, bukan sekadar narasi,” ujarnya. Ia juga menyoroti adanya hotel dengan okupansi hanya 20 persen hingga fenomena penjualan aset akibat tekanan bisnis.
Baca Juga : HAM Inisiasi Stakeholder Perkuat Program CSR ke Yatim Piatu
Andhy menambahkan, lemahnya koordinasi antar asosiasi serta perubahan regulasi yang dinamis membuat pelaku industri harus berjalan sendiri. Padahal, potensi pasar domestik yang besar masih menjadi kekuatan utama sektor ini.
Dari sisi teknologi, CEO Power Pro, Harli Yanto, menekankan pentingnya digitalisasi untuk meningkatkan kualitas layanan. Ia menyebutkan bahwa tanpa dukungan sistem teknologi, pelayanan hotel sulit diukur dan berisiko menurunkan kepuasan pelanggan.

Menurutnya, industri kini bergerak menuju sistem berbasis cloud seperti Amazon Web Services dan Google Cloud, yang dinilai lebih efisien dan aman dibandingkan server lokal.
“Pelayanan tidak cukup hanya dijanjikan. Harus bisa diukur secara real-time melalui sistem,” kata Harli.
Baca Juga : Era Baru HAM Dimulai, Siap Kawal Industri Pariwisata Lebih Sehat
Melihat dinamika ini, pengembangan pariwisata Indonesia membutuhkan pendekatan yang lebih terintegrasi. Wellness sebagai tren baru, inovasi layanan berbasis teknologi, serta regulasi yang adaptif menjadi kunci menjaga keberlanjutan industri.
Tanpa intervensi kebijakan yang konkret dan koordinasi lintas sektor, pertumbuhan yang terjadi berisiko tidak berkelanjutan. Industri hospitality tidak hanya membutuhkan pasar, tetapi juga arah pembangunan yang jelas dan eksekusi yang konsisten. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Wartamedia Network WhatsApp Channel: https://whatsapp.com/channel/0029Vb6hTttLSmbSBkhohb1J Pastikan kalian sudah install aplikasi WhatsApp ya.
- Editor : Fatkhurrohim
