WARTAEVENT.com – Serpong. Mengusung konsep kekayaan budaya lokal, Hotel Episode Gading Serpong hadir sebagai representasi budaya asli Banten, Baduy dan Peranakan yang dipadukan dengan gaya modern ke tengah masyarakat.
Hotel Episode Gading Serpong memiliki tujuan untuk menjaga dan melestarikan budaya lokal, khususnya Baduy dan Peranakan yang merupakan warisan asli dari Banten.
Baca Juga : Lotte Hotel Akuisisi Kimpton Hotel Monaco Senilai $36 Juta
Komitmen Hotel Episode Gading Serpong terhadap budaya Baduy dan Peranakan tertuangkan kedalam konsep kamar yang berbeda di setiap lantainya, dimana lantai genap bertemakan khas Baduy, dan lantai ganjil bertemakan khas Peranakan.
Tidak hanya pada kamar, konsep Baduy dan Peranakan juga dikemas unik pada fasilitas hotel. Salah satunya, , Anyaman kayu pada desain interior Lobby Concierge, terisnpirasi dari kain tenun khas Baduy yang bernama motif ”Adu Mancung”.
Ornamen kayu yang diterapkan hampir di seluruh ruang, terinspirasi dari sungai Cisadane yang berkelok-kelok. Keseluruhan tata ruang akan membentuk kesatuan yang merupakan paduan dari elemen alam dengann kenyamanan interior.
Baca Juga : Menikmati Fasilitas Amenities Brand Ternama Bvlgari, Ini Fasilitas Eksotis Goya Boutique Resort Ubud
Keberadaan Grand Ballroom Garuda dan banyaknya ruang pertemuan yang didesain dengan sangat indah dan unik, memantapkan Hotel Episode Gading Serpong sebagai hotel dengan tema gaya hidup dan pusat pertemuan.
Christo Gultom, Cluster Director of Sales & Marketing Hotel Episode Gading Serpong, mengatakan, Hotel Episode berkomitmen untuk tetap konsisten pada konsep budaya lokal sebagai akar utamanya.
Baca Juga : Ini Cara Liburan Ala Sultan Ketika di Purwokerto
“Ssehingga tamu yang akan menginap dapat mendapatkan pengalaman baru dan berbeda serta nyaman sekaligus merasa dekat dengan kebudayaan asli Banten,” pungkas Christo. [*]
- Editor : Fatkhurrohim