WARTAEVENT.com – Semarang. PT. Perkebunan Nusantara IX (PTPNIX) semakin menunjukan komitmennya untuk memajukan sektor pariwisata yang ada di kawasannya. Terutama yang terkait dengan agrowisata.
Komitmen ini dibuktikan dengan penandatanganan pengembangan kawasan agrowisata Kampoeng Kopi Banara dengan luas 40 hektar menjadi lebih baik dan terintegrasi dengan PT Dyandra Promosindo selama 10 tahun yang dapat diperpanjang kedepannya.
Baca Juga : Destinasi Agrowisata Pilihan Baru di Kabupaten Simalungun
Wispramono Budiman, SEVP Business Support PTPN IX mengatakan, pengembangan kawasan agrowisata di Semarang harus terus dilakukan untuk menjadikan Kampoeng Kopi Banaran sebagai salah satu destinasi wisata terbaik di kawasan Joglosemar sehingga dapat meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan nusantara maupun asing.
“Kami yakin Dyandra sebagai mitra telah memiliki banyak pengalaman dan kompetensi yang baik. Karena itu kami mempercayakan pengelolaan Kampoeng Kopi Banaran kepada PT Dyandra Promosindo untuk menjalankan strategi pengembangannya,” ungkapnya.
Baca Juga : Sebelum Ke Tanjung Putting, Yuk Berwisata Kopi di Kumpai Batu Atas
Hendra Noor Saleh, Direktur Utama PT Dyandra Promosindo menjelaskan, beberapa infrastruktur dan program wisata yang sudah berjalan dengan baik akan dikelola lebih baik lagi agar memperoleh hasil yang jauh lebih signifikan.
Beberapa infrastruktur yang sudah ada dan berjalan, dirasa sudah baik dan Dyandra berkomitmen untuk meneruskannya.
“Kami pun melihat beberapa infrastruktur dan program wisata yang bagus untuk dikembangkan namun belum dimaksimalkan di Kampoeng Kopi Banaran. Hal ini akan menjadi fokus pertama dalam pengelola kawasan agrowisata ini,” paparnya.
Dalam kerja sama ini, Dyandra Promosindo akan mengelola aspek pengembangan infrastruktur, eduwisata dan ekowisata, termasuk pelaksanaan event dan kegiatan sejenisnya.
Baca Juga : Kumpai Batu Atas Desa Wisata Agro
Sementara untuk inisiatiff-inisiatif yang akan dikembangkan antara lain, pengembangan resto, sky view, pengembangan kegiatan luar ruang, glamping, museum coffee, merchandise dan resort, bahkan pengembangan hotel untuk jangka panjang.
“Setelah penandatanganan ini pengembangan destinasi agrowisata di bawah payung PT Dyandra Banaran Nusantara berkomitmen untuk mewujudkan apa yang menjadi harapan bersama,” tegas Hendra Noor Saleh.
Baca Juga : Ini Konsep dan Paket Wisata Yang Ditawarkan di Guci Alit
Diketahui sebelumnya bahwa Dyandra Promosindo melalui entitas bisnis PT Mitra Natura Raya juga telah dipercaya oleh Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) untuk mengelola 4 Kebun Raya yang ada di Indonesia. [*]
- Editor : Fatkhurrohim