Categories: News

Ini Bahayanya Jika Tidak Memahami UU ITE dan Bersosial Media

WARTAEVENT.com – Ponorogo. Dibutuhkan sosialisasi ke seluruh orang awam terkait pembelajaran Undang Undang ITE. Hal ini diperlukan karena sebagian besar masyarakat Indonesia telah melek digital.

Isu ini menjadi diskusi menarik dalam webinar Literasi Digital yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika pada hari ini Selasa (08/06/2021) di Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur yang diikuti oleh 260 peserta.

Dr Devi Rahmawati salah satu narasumber dalam webinar ini menyebutkan, orang yang tinggal di Jakarta dan berpendidikan tinggi bahkan sudah lulusan luar negeri juga belum tentu mengetahui bagaimana undang-undang sudah mengatur agar kita semua dapat hidup damai di media sosial. 

Jadi Undang Undang ITE maksudnya bukan untuk membatasi kebebasan berekspresi tapi agar mengatur kita semua tidak sembarangan fitnah, tidak sembarangan menipu di dunia digital dan sebagainya. 

Caranya sederhana kalau ingin menyampaikan kepada siapapun bahwa ada dua potensi kalau kita sembarangan hidup di dunia. Satu kita bisa jatuh miskin artinya uang kita terkuras habis dan sebagainya atau kemudian kita masuk penjara. 

Karena kalau kemudian kita mengingatkan lewat pasal-pasal orang akan sangat sulit menerimanya jadi hal yang paling dekat adalah kita menyampaikan hal-hal buruk yang mungkin diterima ketika kita tidak mampu menjadi warga digital yang sehat dan aman. 

“Sosialisasi bisa diberikan materi tentang undang-undang dan hukum lain yang berlalu untuk IT. Tidak hanya tentang dampak kurang bijak menggunakan media sosial namun juga diberikan pelatihan bagaimana cara menggunakan IT yang bijak,” pungkas Devi.

Tujuan utama Kementerian Komunikasi dan Informatika menggelar webinar Literasi Digital ini karena diharapkan masyarakat Indonesia pada akhir tahun ini mencapai 10 juta orang terliterasi dan diharapkan meningkat menjadi 50 juta orang di tahun 2024 mendatang.

Literasi Digital yang mengangkat tema besar Indonesia Makin Cakap Digital ini membahas empat pilar utama Literasi Digital ; Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills). [*]

Fatkhurrohim

Leave a Comment

Recent Posts

IndoWood Expo Dorong Transformasi Industri Furnitur Berbasis Teknologi Nasional

SURABAYA, WARTAEVENT.com – Transformasi teknologi menjadi salah satu fokus utama industri furnitur dan pengolahan kayu Indonesia di tengah persaingan global… Read More

5 minutes ago

Onitsuka Tiger Buka Kembali Toko Terbesar Jakarta di Plaza

JAKARTA, WARTAEVENT.com – Merek fashion asal Jepang, Onitsuka Tiger, memperkuat kehadirannya di pasar Indonesia melalui pembukaan kembali toko terbarunya di… Read More

1 day ago

Kemenpar Manfaatkan AI Hadapi Perubahan Perilaku Wisatawan Digital

JAKARTA, WARTAEVENT.com – Saat wisatawan mencari destinasi di internet, pilihan yang muncul di layar mereka kini semakin dipengaruhi oleh algoritma.… Read More

1 day ago

TT TasiFest, Upaya Timor-Leste Promosikan Pariwisata di Pasar ASEAN

DILI, WARTAEVENT.com — Musisi Indonesia Iwan Fals menjadi penampil utama TT TasiFest 2026 yang berlangsung pada 29–30 Mei di Tasitolu,… Read More

2 days ago

INDOFEST 2026 Tandai Satu Dekade Pertumbuhan Industri Outdoor

JAKARTA, WARTAEVENT.com – Aktivitas luar ruang semakin menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat urban, khususnya generasi muda. Tren tersebut tercermin… Read More

3 days ago

Shastra All Day Dining Hadirkan Sajian Betawi “The Flavor Archive of Jakarta”

JAKARTA, WARTAEVENT.com – Perayaan ulang tahun ke-499 Kota Jakarta menjadi momentum bagi berbagai pelaku industri kreatif untuk mengangkat kembali warisan… Read More

3 days ago