WARTAEVENT.com – Ponorogo. Kementerian Komunikasi dan Informatika RI (Kemkominfo RI) menyelenggarakan 1.251 kegiatan webinar Literasi Digital melalui aplikasi zoom dari bulan Mei hingga Desember 2021 mendatang.
Kegiatan Literasi Digital ini bertujuan untuk mendukung percepatan transformasi digital, peningkatan kapasitas, awareness, dan diseminasi pemanfaatan teknologi digital agar masyarakat dapat memanfaatkan internet dengan benar dan bertanggung jawab.
Penyelenggaraan Kegiatan webinar Literasi Digital di Jawa Timur I kali ini diselenggarakan di Kabupaten Ponorogo pada hari ini Senin (09/08/2021) dengan mendatangkan 4 narasumber Muhibuddin Fadhli, Dr (Cand) Arik Dwijayanto., M.A, Ulil Albab, Akhmad Firmannamal, Ph.D.dan Anindito Wisnu Sampurno (KOL).
Pada acara kali ini, tema yang diangkat adalah “Membangun Digital Space yang Aman untuk Anak”. Dan diikuti oleh 391 peserta dari berbagai kalangan masyarakat.
Salah satu pertanyaan yang ditujukan kepada narasumber Muhibuddin Fadhli adalah, minimnya minat baca di Indonesia mungkin menjadi penyebab utama minimnya literasi digital.
Bahkan seringkali hal ini terlihat dari kita sendiri yang baru membaca melihat unggahan tanpa membaca narasi penjelas sudah langsung berpendapat, berkomentar, mengkritik, bahkan membully.
Bagaimana meminimalisir hal untuk tidak melihat sekilas ataupun sepotong-sepotong ini agar terhindar dari risiko yang tidak diinginkan?.
Dan pada saat itu Muhibuddin Fadhli langsung memberikan jawaban, ingat untuk selalu saring sebelum sharing, terutama informasi-informasi yang fatal seperti covid-19, karena akan sangat berbahaya jika kita menyebarkan informasi terkait Covid-19 tanpa melihat data dan faktanya.
“Kemudian manfaatkan sosial media, seperti Instagram, Twitter, dan lain-lain untuk menyebarkan informasi yang berdasarkan data dan fakta,” ungkap Muhibiddin.
Tujuan utama Kementerian Komunikasi dan Informatika menggelar webinar Literasi Digital ini karena diharapkan masyarakat Indonesia pada akhir tahun ini mencapai 10 juta orang terliterasi dan diharapkan meningkat menjadi 50 juta orang di tahun 2024 mendatang.
Literasi Digital yang mengakat tema besar Indonesia Makin Cakap Digital ini membahas 4 pilar utama Literasi Digital yakni, budaya bermedia (digital culture), aman bermedia (digital safety), etis bermedia (digital ethics) dan cakap bermedia digital (digital skills). [*]