Categories: News

Ini Cara Jaga Keamanan Akun Digital

WARTAEVENT.COM, Kab. Magetan – Pengguna internet di Indonesia mencapai 206,2 juta jiwa dan meningkat dibanding tahun sebelumnya. Hal ini menyebabkan adanya transformasi di era digitalisasi, salah satunya ada e-learning atau metode belajar online. Selain itu, transformasi juga memudahkan dalam melakukan transaksi digital melalui dompet digital atau m-banking untuk pembayaran e-commerce. Bahkan, sektor e-commerce di tahun 2020 menjadi pertumbuhan ekonomi digital Indonesia.

“Kemajuan teknologi memang memudahkan. Namun demikian, terdapat oknum-oknum yang memanfaatkan kemajuan teknologi dengan melakukan kejahatan siber. Berbelanja online menjadi salah satu aktivitas yang rentan terkena incaran pelaku kejahatan,” ungkap Firda Hariyanti, Dekan Fakultas Ilmu Pendidikan ITS NU Pasuruan, selaku pembicara dalam Webinar Gerakan Nasional Literasi Digital di Kabupaten Magetan, Jawa Timur, Kamis (12/8/2021).

Firda memaparkan, direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri mencatat kejahatan siber yang dilaporkan sebanyak 4.250 dan 1.158 di antaranya merupakan kasus penipuan. Oleh karena itu, kita harus paham betul bagaimana pengamanan perangkat digital, pengamanan identitas, mewaspadai penipuan digital, memahami rekam jejak digital, dan keamanan digital orang lain.

Pengamanan identitas kita terdiri atas identitas yang terlihat dan identitas tidak terlihat. Pada identitas terlihat meliputi nama akun, foto profil, deskripsi pengguna, dan identitas lain yang tercantum dalam akun. Sementara itu, identitas tidak terlihat meliputi password, two factor authentication, OTP, dan identitas lain. Cara melindungi identitas digital dilakukan dengan memastikan keamanan email sebagai identitas digital utama dan perbarui kata sandi secara berkala dan pastikan selalu lindungi identitas di berbagai platform digital.

Ia menuturkan, kenali juga data privasi kita. Data privasi terdiri atas data umum dan khusus. Data umum terdiri atas nama, jenis kelamin, kewarganegaraan, tanggal lahir, dan pekerjaan. Kemudian, data khusus meliputi data kesehatan, keuangan, ras, agama, etnis, preferensi seksual, pandangan politik, data kriminalitas, dan sebagainya.

Ia menyampaikan, tips melindungi data kita di internet dilakukan dengan cara:

  1. Menggunakan password yang sulit dan berbeda di setiap akunnya.
  2. Jangan memberikan informasi data pribadi terlalu banyak di media sosial.
  3. Perhatikan akses situs yang kita kunjungi.
  4. Perhatikan akses yang diminta oleh aplikasi pada smartphone kita.
  5. Hindari memberikan data pribadi dan transaksi keuangan menggunakan Wi-Fi public.
  6. Menghargai privasi orang lain di media sosial.

Kemudian, dalam menjaga identitas yang tidak terlihat dengan menjaga keamanan PIN/Password dan hindari penggunaan tanggal dan tahun lahir, jangan menuliskan PIN di secarik kertas, serta selalu gunakan PIN berbeda untuk kepentingan yang berbeda.

“Jagalah keamanan privasi kita dalam dunia digital untuk menghindari terjadinya kejahatan digital,” tutupnya.

Webinar Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD) 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital diselenggarakan Kementerian Komunikasi dan Informatika (KemenKominfo) bersama Siberkreasi. Webinar wilayah Kabupaten Magetan, Jawa Timur, Kamis (12/8/2021) juga menghadirkan pembicara, Halla Al Hartik (Guru Islamic International School PSM Magetan), Ayrton Eduardo Aryaprabawa (Digital Marketing & Branding Strategist), Ariefika Listya (Dosen DKV Univ. Indraprasta PGRI), dan Aprillia Frinanda sebagai Key Opinion Leader).

Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital melibatkan 110 lembaga dan komunitas sebagai agen pendidik Literasi Digital. Kegiatan ini diadakan secara virtual berbasis webinar di 34 Provinsi Indonesia dan 514 Kabupaten.

Kegiatan ini menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada 2024. Berlandaskan 4 pilar utama, Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills) untuk membuat masyarakat Indonesia semakin cakap digital.

redaksi

Leave a Comment

Recent Posts

Delapan Tahun de Braga Tanam 50 Pohon untuk Masa Depan

BANDUNG, WARTAEVENT.com — Perayaan ulang tahun ke-8 de Braga by ARTOTEL tidak hanya berlangsung melalui seremoni. Hotel tersebut memilih menandai… Read More

5 hours ago

Balon Raksasa INTENS Muncul di Sepuluh Kota Indonesia, Ada Apa?

JAKARTA, WARTAEVENT.com — Balon raksasa bertuliskan “INTENS” mulai mencuri perhatian masyarakat di sejumlah kota di Indonesia. Instalasi berukuran raksasa tersebut… Read More

6 hours ago

MICAM Milano 2026: Membaca Arah Baru Tren Alas Kaki Global

MILAN, WARTAEVENT.com — Industri alas kaki global kembali menjadikan MICAM Milano sebagai salah satu ruang penting untuk membaca arah mode… Read More

1 day ago

House of Tugu Hidupkan Romansa Kota Tua Lewat Warisan Sejarah

JAKARTA, WARTAEVENT.com — Di tengah perkembangan hotel-hotel perkotaan yang menawarkan pengalaman serupa, House of Tugu Old Town Jakarta memilih jalan… Read More

1 day ago

The Prajan Hotel & Villas Tawarkan Akomodasi Ketenangan Khas Yogyakarta

YOGYAKARTA, WARTAEVENT.coom — Wisatawan yang mencari akomodasi dengan suasana tenang di tengah kota kini memiliki pilihan baru melalui The Prajan… Read More

3 days ago

hIPlay Playground Hadirkan IP Lokal di Lippo Mall Puri

JAKARTA, WARTAEVENT.com — Karakter dan cerita lokal Indonesia mendapat ruang baru untuk lebih dekat dengan masyarakat melalui hIPlay Playground, yang… Read More

3 days ago