Site icon WARTAEVENT.COM

Ini Cara Patra Jasa untuk Peduli dan Berdayakan Seniman di Kawasan Sosromenduran

Dari kiri ke kanan: Kapolsek Gedongtengen, Kompol Budi Riyanto, Lurah Sosromenduran, Agus Joko Mulyono, Ketua Kampung Wisata Sosromenduran, Ipung Purwandari, GM Patra Malioboro – Roni Trystan, Danramil, Gedongtengen Kapten Kav Yohanes Sutarna.

WARTAEVENT.com – Yogyakarta. Patra Jasa melalui unit bisnisnya, Patra Malioboro Hotel berkolaborasi dengan masyarakat sekitar melakukan program Tanggung Jawab Sosial (TJSL).

Program TJSL menjadi upaya Patra Jasa untuk berkontribusi kepada Pemerintah Kota Yogyakarta dalam meningkatkan kunjungan wisatawan, dengan memberikan bantuan berupa seperangkat alat musik gamelan dan seragam Bregodo untuk digunakan dalam kegiatan pawai yang rutin diadakan di Yogyakarta.

Baca Juga : Patra Malioboro Hotel, Siap Terima Wisatawan Saat Berlibur ke Yogyakarta

Bregodo merupakan prajurit Kraton yang selalu mengiringi dan mengawal arak-arakan acara yang digelar Keraton Yogyakarta. Identik dengan seragam berwarna mencolok seperti merah, putih gading dan hitam. Dan, Bregodo ini biasanya mengenakan sepatu hitam dengan kaus kaki putih sepanjang lutut.

Dalam mengawal event Keraton, para Bregodo biasanya berjalan pelan di depan dengan langkah khas dengan membawa sejumlah senjata seperti keris, senapan dan tombak. Sebagian Bregodo juga memainkan musik untuk mengiringi arak-arakan layaknya pasukan drumband.

Baca Juga : Sambangi Glamping Arkamaya Sembung Yogyakarta, Ini Kesan Menparekraf Sandiaga Uno

Roni Trystan, General Manager Patra Malioboro mengatakan, hotelnya memiliki komitmen tinggi tidak hanya dari sisi pengunjung yang menginap saja, juga bagaimana keberadaan hotel ini yang ditengah Kawasan Sosromenduran dapat memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat sekitar.

Dari kiri ke kanan: Kapolsek Gedongtengen, Kompol Budi Riyanto, Lurah Sosromenduran, Agus Joko Mulyono, Ketua Kampung Wisata Sosromenduran, Ipung Purwandari, GM Patra Malioboro – Roni Trystan, Danramil, Gedongtengen Kapten Kav Yohanes Sutarna .

Sementara itu, Agus Joko Mulyono, Lurah Sosromeduran dan penerima manfaat atas program TJSL mengatakan, berterima kasih kepada Patra Jasa, karena dapat memberikan kesempatan bagi pemuda setempat untuk berpartisipasi melestarikan budaya yang sudah turun temurun dilakukan dan memiliki dampak besar bagi kemajuan pariwisata di Yogyakarta.

Patra Jasa berkomitmen secara berkesinambungan memberdayakan dan mensejahterakan masyarakat sekitar unit bisnis, dan dapat saling bersinergi mempromosikan kebudayaan khas Yogyakarta.

Baca Juga : Tempat Meeting Paling Mewah Pertama di Kulon Progo Ini Ada di Hotel Grand Dafam Signature Internasional Airport Yogyakarta

Adapun program TJSL ini masuk dalam kategori sosial budaya dan lingkungan, guna membantu meningkatkan kapasitas yang dimiliki oleh masyarakat guna mendorong kemandirian lingkungan, yang dapat berdampak pada pertumbuhan serta pemulihan ekonomi paska Covid-19 di Kampung Wisata Sosromeduran, Kota Yogyakarta.

Sosromenduran, merupakan kampung wisata di tengah jantung kota Yogyakarta yang selalu dikunjungi oleh wisatawan nusantara dan mancanegara, karena kawasan ini memiliki budaya, adat dan kuliner yang sangat kental.

Baca Juga : Hadir di Yogyakarta, PHRI Bike Tour Seri Ke-4 Tempuh Jarak 55,4 KM

Acara seremoni dihadiri oleh Perwakilan Kecamatan, Lurah Sosromenduran Agus Joko Mulyono, Kapolsek Gedongtengen Kompol Budi Riyanto, Danramil Gedongtengen Kapten Kav Yohanes Sutarna, Ketua Kampung Wisata Sosromenduran Ipung Purwandari, dan lainnya. [*]

Editor : Fatkhurrohim

Exit mobile version