WARTAEVENT.com – Beijing. Sebuah artikel berita dari CCTV+: Sabtu lalu memperingati Festival Qixi, atau Hari Kasih Sayang Tiongkok (Chinese Valentine’s Day).
Berbagai pasangan Tiongkok turut merayakan Festival Qixi, serta mengenang hubungan cintanya, dan mempererat tali keluarga.
Presiden Tiongkok Xi Jinping dan istrinya Peng Liyuan sangat mengutamakan keluarga. Xi dan Peng telah menikah selama lebih dari tiga dekade. Keduanya saling mencintai dan menghormati.
Pasangan ini berkenalan pada 1986. Kala itu, keduanya jatuh cinta pada pandangan pertama, dan menikah pada September 1987.
Dalam berbagai kesempatan, Xi mengemukakan keterkaitan antara keluarga dan negara. Dia juga mengajak masyarakat untuk menghargai keluarga dan mengabdi kepada negara.
Wang Jinshui, Kolega Xi pada masa itu, mengenang bahwa keduanya tidak menggelar pesta pernikahan. Xi dan Peng hanya mengundang beberapa sahabat untuk menikmati sebuah jamuan sederhana.
Seperti pernikahan Xi dan Peng yang bersahaja, keduanya pun saling mencintai, dan kasih mereka tak pernah pudar.
Keduanya kerap sibuk dengan pekerjaan, namun selalu menaruh perhatian dan saling mendukung. “Saya menelepon istri saya, setidaknya satu kali dalam sehari,” ujar Xi dalam sebuah wawancara.
Cinta dan kekaguman Xi pada Peng terlihat dari berbagai hal. Pasangan ini juga sering mengenakan pakaian yang serasi dalam banyak acara.
Pada 31 Desember 2020 lalu, ketika Xi menyampaikan pidato tahun baru di kantornya, sejumlah foto Peng dan anggota-anggota keluarga terpampang pada rak buku di belakang Xi.
Pada malam Imlek pada 2015, Xi melakukan tapak tilas ke Liangjiahe, Provinsi Shanxi. Di sana, dia sempat bekerja sebagai petani selama hampir tujuh tahun. Dia memperkenalkan Peng Liyuan kepada para warga setempat dengan dialek lokal, dan berkata, “Perkenalkan istri saya.”
Pada 18 November 2014, Xi menaiki kapal pemecah es Xuelong. Setelah memasuki pintu kabin, dia berbalik badan dan membantu Peng untuk menaiki kapal tersebut.
Pada Juni 2015, Xi berbagi sepotong kue dengan Peng saat mengunjungi sebuah keluarga setempat di Kosta Rika.
Pada September 2014, Xi dan Peng bermain ayunan di Gujarat, India. “Tali percintaan harus tetap tersambung sekalipun terpisahkan oleh jarak; kita tidak boleh melupakan kekasih sejati ketika menjalani kesibukan, dan tetap mengingatnya di tengah pekerjaan yang tak pernah berhenti,” kata Xi pada suatu kesempatan. [*]
- Penulis & Editor : Fatkhurrohim
- Sumber Photo : lowyininstitute