WARTAEVENT.com – Takalar. Rangkaian Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi, yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia dan Siberkreasi bersama Dyandra Promosindo, dilaksanakan secara virtual pada hari ini Rabu (29/09/2021) di Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan.
Kolaborasi ketiga lembaga pada acara kali ini, tema yang diangkat adalah “Keterampilan Digital Wajib Punya di Masa Pandemi”. Dan diikuti oleh 498 peserta dari berbagai kalangan masyarakat.
Ada 4 narasumber pada sesi sesi webinar siang ini, di antaranya dosen Komunikasi Universitas Dr. Soetomo, Zulaikha; pemengaruh, Atika Abidin; pengusaha dan Digital & Communication Marketing, Hasrul Abdul Azis; serta praktisi media dan Digital Trainer, Steven Sondakh.
Zulaikha sebagai pemateri pembuka yang membawakan tema “Berkemampuan Digital atau Tertinggal?”. Zulaikha mengatakan bahwa yang perlu dimiliki pertama adalah pola pikir digital.
Apakah kemampuan yang dimiliki masih berdaya jual di era digital, siapa mitra yang bisa diajak kerja sama, dan sejauh apa kita ingin berkembang dari prestasi saat ini. “Adaptasi adalah kunci di dunia digital, meliputi berpikiran terbuka, mau keluar dari zona nyaman, punya semangat belajar, dan tidak bawa perasaan,” katanya.
Pemateri kedua, Atika Abidin menyampaikan materi berjudul “Infodemik”. Atika mengingatkan, infodemik adalah terminologi baru yang hadir selama keadaan darurat kesehatan berupa informasi yang salah, disinformasi, dan rumor.
Dampaknya bisa fatal hingga menghilangkan nyawa manusia. “Cara mengetahui informasi itu infodemik atau tidak, pertama cek sumbernya dan jangan hanya baca judul. Terakhir, periksa tanggal informasi yang diterima,” jelasnya.
Hasrul Abdul Azis, pemateri ketiga membawakan tema tentang “Digital Culture: Peran Literasi Digital untuk Mengubah Mindset Konsumtif Menjadi Lebih Produktif”.
Ia memaparkan tentang perniagaan di dunia digital dan tips sebelum melakukan transaksi di lokapasar. Dia juga menjabarkan tentang kemudahan berbelanja lewat internet, tips membedakan antara kebutuhan dan keinginan, serta cara mengatur keuangan.
Sebagai pemateri pemungkas, Steven Sondakh mengurai topik bahasan “Digital Safety: Pilihan Investasi yang Aman dan Menguntungkan Selama Masa Pandemi Covid-19”.
Beberapa keuntungan investasi daring yakni lebih nyaman, informasi selalu diperbarui, dapat dicek secara berkala, informasi jelas dan transparan, serta transfer lebih cepat dan praktis.
Jenis-jenisnya meliputi reksa dana, emas, P2P Lending, obligasi negara ritel, saham, dan forex. “Yang harus diperhatikan saat investasi daring yakni memilih investasi yang tepat, memilih broker yang kredibel, dan memahami skemanya,” tutupnya.
Program Literasi Digital mendapat apresiasi dan dukungan dari banyak pihak karena menyajikan konten dan informasi yang baru, unik, dan mengedukasi para peserta. Kegiatan ini disambut positif oleh masyarakat Sulawesi. [*]