WARTAEVENT.com – Pasuruan. Kementerian Komunikasi dan Informatika RI (Kemkominfo RI) menyelenggarakan 1.251 kegiatan webinar Literasi Digital melalui aplikasi zoom dari bulan Mei hingga Desember 2021 mendatang.
Kegiatan Literasi Digital ini bertujuan untuk mendukung percepatan transformasi digital, peningkatan kapasitas, awareness, dan diseminasi pemanfaatan teknologi digital agar masyarakat dapat memanfaatkan internet dengan benar dan bertanggung jawab.
Penyelenggaraan Kegiatan webinar Literasi Digital di Jawa Timur I kali ini diselenggarakan di Kabupaten Pasuruan ada hari ini Selasa (02/11/2021) dengan mendatangkan 4 narasumber yaitu Nur Aini Rakhmawati, PhD., Aam Waro’ P. S. Sos, Dr. Havid Han, M.M., Tio Utomo dan Praseno Nugroho (KOL).
Pada acara kali ini, tema yang diangkat adalah “Ciptakan Prestasi Di Era Digital”. Dan Literasi Digital kali ini diikuti oleh 1.029 peserta dari berbagai kalangan masyarakat.
Salah satu pertanyaan yang ditujukan kepada narasumber Nur Aini Rakhmawati Ph.d adalah, adakan perbedaan antara scholarship dan fellowship.? Lalu apakah ada recruitment beasiswa yang awalnya harus membayar (administrasi) terlebih dahulu.?
Bagaimana jika kita mendapat beasiswa untuk berkuliah di luar negeri tetapi kondisi keuangan tidak memungkinkan.? Karena tidak sedikit banyak yang dapat beasiswa tetapi tidak mampu untuk mencukupi biaya hidup ketika akan berkuliah disana. Adakah tips untuk menghadapi keadaan seperti itu.?
Dan pada saat itu Nur Aini Rakhmawati Ph.d langsung memberikan jawaban, perbedaaanya adalah, scholarship biasanya diberikan oleh universitas maupun pemerintah, dan biasanya beasiswa sudah mengcover untuk biaya tuition dan juga living cost.
Namun untuk fellowship biasanya tidak mengcover semua, hanya untuk beberapa elemen saja yang dibiayai, kemudian biasanya untuk fellowship selalu ada syarat tertentu yang harus dilakukan saat atau setelah kita menyelesaikan studi.
Kita juga bisa mencoba bekerja sambilan jika kita memang kesulitan untuk memnuhi biaya hidup selama kita berada disana. Bangunlah networking di sana untuk mempermudah aktivtias kita ketika berada di sana.
Tujuan utama Kementerian Komunikasi dan Informatika menggelar webinar Literasi Digital ini karena diharapkan masyarakat Indonesia pada akhir tahun ini mencapai 10 juta orang terliterasi dan diharapkan meningkat menjadi 1.653 juta orang di tahun 2024 mendatang.
Literasi Digital yang mengakat tema besar Indonesia Makin Cakap Digital ini membahas 4 pilar utama Literasi Digital yakni, budaya bermedia (digital culture), aman bermedia (digital safety), etis bermedia (digital ethics) dan cakap bermedia digital (digital skills). [*]