WARTAEVENT.com – Surabaya. Kementerian Komunikasi dan Informatika RI (Kemkominfo RI) menyelenggarakan 1.251 kegiatan webinar Literasi Digital melalui aplikasi zoom dari bulan Mei hingga Desember 2021 mendatang.
Kegiatan Literasi Digital ini bertujuan untuk mendukung percepatan transformasi digital, peningkatan kapasitas, awareness, dan diseminasi pemanfaatan teknologi digital agar masyarakat dapat memanfaatkan internet dengan benar dan bertanggung jawab.
Penyelenggaraan Kegiatan webinar Literasi Digital di Jawa Timur I kali ini diselenggarakan di Kota Surabaya pada hari Kamis (18/11/2021) dengan mendatangkan 4 narasumber yaitu Arief budiono S.T,M.M, Drs. Heru Mursanyoto, MM, Vivid Sambas ST, MMT., Akhmad Firmannamal, Ph.D., Ismaya Dwi Agustina (KOL).
Dalam acara Lierasi Digital kali ini, tema yang diangkat adalah “Bersama Lindungi Data Pribadi di Paltform Digital”. Dan Literasi Digital kali ini diikuti oleh 556 peserta dari berbagai kalangan masyarakat.
Salah satu pertanyaan yang ditujukan kepada narasumber Akhmad Firmannamal, Ph.D adalah, saya telah mengikuti program vaksinasi dan mendapatkan sertifikat vaksin saya juga telah mencetak sertifikat tersebut menjadi seperti e-ktp agar mudah dibawa kemana-mana.
Apakah dengan menggunakan jasa orang lain dalam mencetak sertifikatnya itu menjadi ancaman terhadap data pribadi kita.?
Dan pada saat Akhmad Firmannamal, Ph.D langsung memberikan jawaban, dari pemerintah sendiri tidak mewajibkan untuk mencetak sertifikat vaksin karena sudah lengkap semuanya dalam aplikasi resmi peduli lindungi.
Tinggal digunakan saja saat check in ke tempat umum. Dan apabila sudah terlanjur, sudah pasti berbahaya karena orang lain bisa menlihat kartu kita, data pribadi kita (KK, Tanggal lahir, Tanggal Vaksin, Alamat).
Cetak kartu vaksin menjadi bentuk KTP tentunya akan berbahaya jika kita gunakan jasa pihak ketiga, karena kita tidak tahu dan tidak mengenal pihak ketiga ada kemungkinan data pribadi kita akan digunakan untuk tindakan yang tidak bertanggungjawab dan bahkan akan diperjualbelikan pada pihak lain.
Tujuan utama Kementerian Komunikasi dan Informatika menggelar webinar Literasi Digital ini karena diharapkan masyarakat Indonesia pada akhir tahun ini mencapai 10 juta orang terliterasi dan diharapkan meningkat menjadi 1.653 juta orang di tahun 2024 mendatang.
Literasi Digital yang mengakat tema besar Indonesia Makin Cakap Digital ini membahas 4 pilar utama Literasi Digital yakni, budaya bermedia (digital culture), aman bermedia (digital safety), etis bermedia (digital ethics) dan cakap bermedia digital (digital skills). [*]