Categories: Hangout

Ke Aceh Belum Lengkap Jika Belum ke Kedai Kopi Chek Yuke

Warta Event – Aceh. Tradisi minum kopi di Kota Serambi Mekah sudah berlangsung puluhan tahun silam. Ini dapat dibuktikan dengan menjamurnya kedai kopi di Kota ini. Setiap langkah puluh langkah saja para wisatawan dapat menemukan dengan mudah kedai kopi.

Hanya berjarak kurang lebih 300 meter dari Masjid Agung, Baiturahman, Provinsi Aceh, terdapat kedai kopi Chek Yukee yang sudah ada sejak tahun 1999. Tidak hanya sekedar menawarkan tempat ngopi yang nyaman. Jaminan rasa dari kedai kopi ini pun tak perlu diragukan lagi.

Dua varian rasa kopi, Robusta dan Arabika pun menyeruak ke indera penciuman para traveler yang hanya berjarak sekitar lima meter dari dapur utama penyeduhan kopi. Dari dapur ini pun para traveler dapat melihat secara langsung sang “barista” meracik dan membuat kopi untuk dihidangkan ke tetamunya.

Chek Yukee, sang pemilik kedai, mengatakan, bahwa kopi Robusta dan Arabika yang disuguhkan ke tetamunya berasal dari Takengon, Aceh Tengah. “Dalam sehari, bisa menghabiskan 150 kg kopi untuk tiga kedai yang kita miliki. Lokasinya pun tidak terlalu jauh dari sini,” ungkap Chek Yukee, hari ini Kamis, (30/11/2017).

Chek Yukee, menambahkan, untuk pelengkap secangkir kopi menyediakan penganan ringan khas Aceh, seperti roti srikaya, krupuk kulit dan pulut panggang. “Untuk satu porsi hidangan kopi yang terdiri dari secangkir kopi, roti srikaya dan pulut panggang hanya Rp15.000,” tambahnya.

Di kedai kopi Chek Yukee menawarkan menu kopi dengan cara penyajian seperti, tubruk atau dalam bahasa Aceh disebut sebagai khop dan di saring. “Cara penyajian kopi khop ini gelas yang berisi kopi diposisikan terbalik. Sedangkan piring sebagai penutup posisinya di bawah. Kemudian, air kopi yang keluar dari sela-sela gelas ke piring tersebutlah yang diminum para penikmat kopi,” terang Chek.

Penyajian selanjutnya adalah dengan teknik saring atau tarik. Saringan kopi yang telah berisi air panas, kemudian ditarik oleh sang barista untuk kemudian dituang ke gelas. “Dari teknik kopi tarik ini dapat menjadi kopi hitam dan kopi susu atau biasa disebut kopi sanger,” jelas Chek.

Sementara itu, Hasbi Azhar, turis guide dari #kelilingACEH menyatakan, bahwa wisatawan asal Malaysia mayoritas menyukai kuliner Aceh. Mulai dari kopi, mie Aceh, jajanan pasar dan lainnya. “Selain masakannya itu ada kemiripian dengan kita, mereka pun mrngaku bahwa bumbu masakan kita lebih berasa,” ungkap Hasbi.

Ia pun menerangkan, jika grup wisatawan dari Malaysia sangat unik untuk memutuskan membeli suatu kuliner disini. “Awalnya, salah satu orang menjadi tester. Jika tester ini menyatakan enak, maka yang lainnya memutuskan untuk memborong kuliner tersebut untuk dibawa pulang ke negaranya,” tutup Hasbi. [Fstkhurrohim]

Fatkhurrohim

Leave a Comment

Recent Posts

Kementerian Ekraf Perkuat 100 Talenta Kreatif Riau, Bangun Aplikasi yang Inovatif dan Aman

BATAM, WARTAEVENT.com – Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) menggelar lokakarya (workshop) pengembangan aplikasi berbasis kecerdasan buatan (AI) di Gedung Technopreneur, Politeknik… Read More

2 hours ago

Hermina Grand Ballroom Tawarkan Paket Meeting Mulai Rp200 Ribu

JAKARTA, WARTAEVENT.com — Efisiensi anggaran menjadi salah satu pertimbangan perusahaan dalam menyelenggarakan pertemuan bisnis. Menjawab kebutuhan tersebut, Hermina Grand Ballroom… Read More

11 hours ago

Mangkuluhur ARTOTEL Suites Raih Best City Hotel Dua Tahun Berturut-turut

JAKARTA, WARTAEVENT.com — Persaingan hotel perkotaan di Jakarta mendorong pelaku industri perhotelan menghadirkan pengalaman menginap yang lebih beragam. Mangkuluhur ARTOTEL… Read More

12 hours ago

Mangkuluhur ARTOTEL Suites Dukung Edukasi Fashion Berkelanjutan

JAKARTA, WARTAEVENT.com — Pengembangan kreativitas menjadi salah satu pintu masuk untuk memahami industri mode yang terus berkembang. Melalui workshop Unlock… Read More

13 hours ago

LPK Naraya dan Yanbu Al Bahar Jalin Kerja Sama Hospitality Internasional

JAKARTA, WARTAEVENT.com — Peluang kerja di industri hospitality internasional membutuhkan tenaga kerja dengan kompetensi teknis, kemampuan komunikasi, dan kesiapan menghadapi… Read More

19 hours ago

Grand Dafam Braga Bandung Dorong Inklusi Lewat Program PKL

BANDUNG, WARTAEVENT.com — Kesempatan mengenal dunia kerja profesional menjadi bagian penting dalam mempersiapkan siswa berkebutuhan khusus menuju kemandirian. Untuk mendukung… Read More

1 day ago