Namun, lanjut Tedjo, khusus untuk Myanmar mungkin saat ini masih terkendala dengan kondisi politik di negaranya yang masih kurang kondusif. Sehingga banyak wisatawan Indonesia hendak ke Myanmar urung mengunjunginya.
Baca Juga : Pandemi Covid-19, Begini Setrategi KTO Agar Promosinya Mencapai Target
“Mungkin yang belum tersentuh adalah Asia Pasifik, karena pintu gerbang internasional belum dibuka,” rinci Tedjo.
Berdasar analisa Tedjo dari TTC, untuk market millennial selain mengikuti tren terkini, mereka cenderung akan memilih destinasi yang unik. Millennial memiliki kebutuhan yang unik yaitu eksistensi di ranah sosial media.
Baca Juga : Beer Bikes, Cara Kumpul Sehat Para Travel Agent dan Industri Perhotelan
“Bagi mereka mengunggah konten seperti di negara Singapura atau Malaysia sudah biasa. Tapi, ketika mereka mengunggah konten seperti di Durbar Square di Kathmandu, Giant Buddha di Bhutan, tentu menjadi sesuatu yang menarik,” tuturnya.
TANGERANG, WARTAEVENT.com – Planet Sports Run 2026 yang digelar pada Minggu, (16/2/2026), di Tangerang berhasil menarik lebih dari 8.000 peserta… Read More
YOGYAKARTA, WARTAEVENT.com – ARTOTEL Yogyakarta menghadirkan pameran seni kontemporer bertajuk La Petite: Napak Tilas karya MR Aditya yang dibuka pada… Read More
BALI, WARTAEVENT.com – Dalam forum dialog dengan pelaku sektor pariwisata, yang berlangsung di Bali, Jum'at, (13/2/2026), Direktur Utama InJourney, Maya… Read More
JAKARTA, WARTAEVENT.com – ARTOTEL Thamrin Jakarta hadirkan program berbuka puasa bertajuk A Wishful Ramadhan selama 19 Februari hingga 19 Maret… Read More
JAKARTA, WARTAEVENT.com – Sebagaimana diberitakan di media, tanggal 19 Februari 2026 ini Board of Peace (BoP) bentukan Presiden AS, Donald… Read More
JAKARTA, WARTAEVENT.com – Industri Meetings, Incentives, Conferences, and Exhibitions (MICE) global tengah bertransformasi pada 2025, dipicu perkembangan teknologi, perubahan gaya… Read More
Leave a Comment