Pada 2025, sektor ini menghasilkan sekitar US$1,29 triliun pendapatan langsung dari penyelenggaraan MICE.
JAKARTA, WARTAEVENT.com – Menteri Pariwisata, Widiyanti Putri Wardhana, menegaskan industri Meetings, Incentives, Conferences, and Exhibitions (MICE) harus menjadi katalis bagi pertumbuhan pariwisata berkualitas sekaligus memperkuat daya saing ekonomi Asia Tenggara melalui kolaborasi regional, transformasi digital, dan pengembangan sumber daya manusia.
Pernyataan tersebut disampaikan saat membuka Southeast Asia Business Events Forum (SEABEF) dan Indonesia Business Event Mart (IBEM) 2026 di Jakarta, Rabu, (29/7/2026). Forum tersebut mempertemukan pelaku industri MICE, asosiasi, pembeli internasional, dan pemangku kepentingan pariwisata untuk membahas arah baru pengembangan industri event di kawasan.
Baca Juga : Dihadiri 200 Buyers dan Sellers, IBEM 2026 Perkuat Posisi Industri MICE Global
Menurut Menpar, tema “Beyond Business Events: Redefining the Future of Events as a Catalyst for Competitive, Sustainable and High-Value Tourism Growth” mencerminkan perubahan orientasi industri.
Sejak 2023, pembahasan SEABEF tidak lagi hanya berfokus pada penguatan industri business events, tetapi juga pada bagaimana penyelenggaraan event mampu meningkatkan daya saing destinasi, mendorong pembangunan berkelanjutan, dan menciptakan nilai ekonomi jangka panjang.
Ia menjelaskan forum tahun ini mengangkat empat agenda strategis, yaitu penguatan posisi global Asia Tenggara melalui kolaborasi regional, pembangunan destinasi yang kompetitif dan siap menghadapi tren masa depan, transformasi industri melalui digitalisasi dan kecerdasan buatan (AI), serta pengembangan talenta dan peningkatan kapasitas bidding untuk menarik lebih banyak event internasional.
Bersamaan dengan penyelenggaraan SEABEF, Kementerian Pariwisata juga menggelar Indonesia Business Event Mart (IBEM) 2026 pada 30–31 Agustus yang mempertemukan 98 seller dari industri MICE dan pariwisata dengan 220 buyers dari berbagai negara. Kegiatan tersebut diharapkan membuka peluang kerja sama bisnis sekaligus memperluas pasar industri event Indonesia.
Baca Juga : Tren Kecantikan Holistik Warnai Pameran Jakarta X Beauty Tahun Ini
Menteri Widiyanti menilai industri MICE merupakan salah satu segmen paling bernilai dalam pasar manajemen event global. Berdasarkan data industri yang dipaparkannya, business events menyumbang sekitar 30,75 persen dari pasar global event management yang nilainya diperkirakan mencapai US$1,2 triliun pada 2024.
Page: 1 2
JAKARTA, WARTAEVENT.com – PT Pramudita Darya Parma memperkenalkan Pupuk Hayati Dinosaurus sebagai solusi berbasis bioteknologi untuk mengatasi degradasi lahan pertanian… Read More
JAKARTA, WARTAEVENT.com – Sektor pariwisata menjadi salah satu penopang utama pertumbuhan ekonomi Indonesia di tengah ketidakpastian global. Pemerintah menilai penguatan… Read More
JAKARTA, WARTAEVENT.com – Kementerian Kebudayaan (Kemenbud) mendorong penguatan identitas budaya berbasis kekayaan bahari melalui pengembangan Batik Derawan-Maratua dan revitalisasi Tari… Read More
JAKARTA, WARTAEVENT.com – Kebutuhan ruang pertemuan yang nyaman dan mendukung produktivitas terus meningkat seiring tingginya aktivitas bisnis di Jakarta. Menjawab… Read More
YOGYAKARTA, WARTAEVENT.com – Nueve Malioboro Hotel Yogyakarta by NATTA meluncurkan promo "Agustus Spesial Asik" untuk menyambut peringatan Hari Kemerdekaan Indonesia.… Read More
BANDUNG, WARTAEVENT.com – de Braga by ARTOTEL menghadirkan program kuliner The Late Shift, bagian dari inisiatif ARTOTEL Dine yang digelar… Read More
Leave a Comment